Seorang Remaja Tega Membunuh Ayah dan Neneknya, sang Ibu Juga Ditusuk Berkali-kali hingga Kritis

<b>Seorang Remaja Tega Membunuh Ayah dan Neneknya, sang Ibu Juga Ditusuk Berkali-kali hingga Kritis</b>

Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Gogo Galesung saat diwawancarai wartawan seusai olah TKP di lokasi pembunuhan di Lebak Bulus, Cilandak, Jakarta Selatan.

Sabtu, 30 November 2024 18:16 WIB

JAKARTA, POTRETNEWS.com - Seorang remaja berinisial MAS (14) tega membunuh ayahnya berinisial APW (40) dan neneknya berinisial RM (69). Ibunya berinisial AP juga ditusuk berkali-kali, namun masih hidup meskipun kondisinya kritis dirawat di rumah sakit.

Menurut Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Kepolisian Resor (Polres) Jakarta Selatan, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Gogo Galesung, motif peristiwa pembunuhan dan penganiayaan sadis yang terjadi di Cilandak, Jakarta Selatan itu belum diketahui. "Yang meninggal dunia itu adalah ayah dari pelaku, yang meninggal dunia satunya lagi adalah nenek dari pelaku. Ibu dari pelaku sedang kritis," kata AKBP Gogo Galesung seusai olah TKP di lokasi, Sabtu (30/11/24).

Menurutnya, korban AP ditusuk oleh pelaku di sejumlah bagian tubuh. Korban AP saat ini menjalani perawatan intensif di RS Fatmawati.

"(Luka AP di) Punggung, Punggung sama lengan ya, sama pipi," kata AKBP GOGO Galesung.

Sedangkan dua korban meninggal adalah APW (40) dan RM (69) masing-masing luka di bagian leher, punggung dan lengan. Keduanya yang merupakan ayah dan nenek pelaku, meninggal di dalam rumah.

"Korban meninggal dunia yang leher, punggung, dan lengan. Masih diautopsi," kata AKBP Gogo Galesung.

Disampaikan, pembunuhan tersebut terjadi pada Sabtu (30/11/24) sekitar pukul 01.00 WIB dini hari tadi. Pelaku diamankan sekuriti di taman perumahan saat mencoba melarikan diri seusai membunuh ayah dan nenek serta melukai ibunya sendiri.

Saat ini MAS diamankan di Polres Metro Jakarta Selatan untuk penyelidikan lebih lanjut. Belum diketahui apa motif MAS membunuh keluarganya sendiri, mengingat ia masih 'membisu'.

"Motif masih di dalami karena memang anaknya masih diam, ditanya diam," kata Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Nurma Dewi kepada wartawan, Sabtu (30/11/24).

AKP Nurma mengungkap saat ini terduga pelaku diamankan di Polres Metro Jakarta Selatan untuk digali keterangannya. Dia menyebut pihaknya juga tengah melakukan tes urine terhadap terduga pelaku.

"Sekarang ini sudah diamankan, lagi digali dan dimintai keterangan, kenapa, mengapa, dan bagaimana kejadian terjadi. Sekarang dilakukan cek urine untuk sementara ini," kata AKP Nurma, dilansir detik.com.***

Editor:
Muhammad Amin Nasution

Kategori : Hukrim
wwwwww
www.amsi.or.id