Home > Berita > Umum

Kunker Melihat Langsung Operasional PHR, Wamen BUMN: Jaga Produksi Blok Rokan

Sabtu, 30 November 2024 16:21 WIB
Pusat Pemberitaan Pilih Daerah Nasional Kongres PWI Dipercepat Sebelum 15 Desember 2024 Oleh: Danang Sundoro Editor: Nugroho 29 Nov 2024 - 21:13 Pusat Pemberitaan whatsapp sharing buttonsharethis sharing button Kongres PWI Dipercepat Sebelum 15 Desember 2024 Peserta rapat antara Wakil Menteri Komdigi dengan perwakilan PWI Pusat (Foto: PWI) KBRN, Jakarta: Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat Zulmansyah Sekedang, menegaskan Kongres PWI akan dipercepat sebelum 15 Desember 2024. Hal ini dilakukan sesuai arahan Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi) Nezar Patria. Ini sekaligus sebagai upaya menyatukan kembali organisasi wartawan terbesar dan tertua di Indonesia yang tengah mengalami dualisme kepengurusan. Zulmansyah menyatakan percepatan kongres bertujuan mengakhiri dualisme di PWI yang menghambat berbagai agenda penting. "Bahkan 10 Desember pun kita siap sesuai arahan Pak Wamenkomdigi. Saya sudah komunikasi juga dengan lebih 15 PWI Provinsi di Indonesia, semua setuju agar masalah PWI segera selesai melalui pelaksanaan Kongres PWI dipercepat," ujar Zulmansyah Sekedang, Jumat (28/11/2024). Salah satu agenda yang terhambat akibat persoalan ini adalah persiapan Hari Pers Nasional (HPN) 2025. Uji Kompetensi Wartawan (UKW) dan Sekolah Jurnalisme Indonesia (SJI) juga turut terpengaruh. Wamenkomdigi Nezar Patria yang prihatin dengan situasi internal PWI mengusulkan percepatan kongres sebagai solusi rekonsiliasi. Usulan ini muncul setelah pertemuan antara Zulmansyah dan beberapa pejabat PWI di Jakarta. Mereka di antaranya adalah mantan Ketua PWI Pusat Atal Sembiring Depari, Bendahara Umum PWI Pusat Marthen Selamet Susanto. Ketua Dewan Pakar PWI Agus Sudibyo serta Ketua PWI Jaya Kesit B Handoyo juga hadir. Pertemuan tersebut turut dihadiri Hendry Ch Bangun, salah satu tokoh dari kubu lain, serta sejumlah Ketua PWI provinsi. Wamenkomdigi sebelumnya mengusulkan digelarnya KLB Perdamaian dengan panitia gabungan dari kedua kubu. Namun, setelah diskusi lebih lanjut, nama pertemuan tersebut diubah menjadi Kongres PWI dan diputuskan dipercepat pelaksanaannya. Untuk memfasilitasi kongres, Wamenkomdigi siap menyediakan tempat di Pusat Pelatihan Komdigi di Cikarang, Bekasi. Zulmansyah menegaskan hal terpenting dari Kongres PWI nanti adalah semua pihak harus menerima hasilnya. Mereka harus lapang dada menerima tanpa ada gugatan atau perselisihan lebih lanjut. Kongres ini juga akan melibatkan perwakilan Dewan Pers, Kementerian Komunikasi dan Digital, serta Kementerian Hukum dan HAM. Mereka akan menjadi saksi untuk memastikan proses rekonsiliasi berjalan dengan baik dan PWI kembali bersatu.
Kategori : Umum
wwwwww
www.amsi.or.id