Bupati Kuantan Singingi: Guru yang Hebat akan Mampu Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

KUANTAN SINGINGI, POTRETNEWS.com — Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Pemkab Kuansing) Provinsi Riau menggelar upacara memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-53 Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri), HUT Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dan Hari Guru Nasional (HGN) ke-79 pada Selasa (26/11/2024) di Lapangan Limuno Telukkuantan.
Upacara dipimpin oleh Bupati Kuansing Dr H Suhardiman Amby MM dan dihadiri oleh unsur forkopimda, staf ahli bupati, asisten sekretariat daeraj, kepala organisasi perangkat daerah, instansi vertikal, Ketua TP PKK dan Ketua DWP, camat se-Kuansing, kepala sekolah se-Kecamatan Kuantan Tengah, ASN, dan peserta lainnya.
Pada amanatnya, Bupati Kuansing Suhardiman Amby mengatakan peran guru sebagai tenaga pengajar sangat diperlukan dalam menyiapkan generasi bangsa. Guru yang hebat, imbuh bupati, tentunya akan mampu mencerdaskan kehidupan bangsa, meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta membentuk karakter para murid. Suhardiman Amby menyebut, saat ini anak-anak kita banyak yang mengalami degradasi moral atau penurunan tingkah laku akibat dari perkembangan budaya dan digitalisasi yang disalahgunakan. Untuk itu, ucapnya lagi, peran para guru sangat diperlukan, karena membentuk moral atau perilaku itu lebih sulit dari membentuk fisik.Pada bagian lain amanatnya, Bupati Kuansing menyampaikan bahwa dirinya tengah berusaha menjamin perlindungan bagi para guru agar dapat bekerja dengan tenang. Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi menggelar upacara memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-53 Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri), HUT Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dan Hari Guru Nasional (HGN) ke-79 pada selasa 26 November di Lapangan Limuno Teluk Kuantan."Saya memahami situasi para guru, karena jika salah bertindak, menegur, dan salah menghukum bisa berakibat berurusan dengan pihak berwenang. Untuk itu, saya saat ini tengah mengajukan Perda adat kepada DPRD Kuansing untuk melindungi para guru sehingga memiliki dasar dalam memberikan hukuman yang wajar dan masuk akal kepada murid," jelasnya.























