TEMBILAHAN, POTRETNEWS.com — Pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2024, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) merupakan daerah dengan jumlah Tempat Penungutan Suara (TPS) terbanyak di Provinsi Riau. Nah, apa strategi yang dilakukan kepolisian dalan menghadapi kondisi ini?
Menurut Kepala Kepolisian Resor (Kapokres) Inhil, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Budi Setiawan, pihaknya menyiapkan 646 personel untuk menjaga 1.558 tempat pemungutan suara (TPS).
Selain itu, imbuh AKBP Budi Setiawan, untuk menjaga kondusivitas selama Pilkada, Polres Inhil telah melakukan koordinasi dengan partai pengusung calon agar menciptakan suasana yang aman.
"Sebagai bagian dari upaya pengamanan, Polres Indragiri Hilir menyiapkan 646 personel yang akan ditempatkan di 1.558 TPS yang tersebar di seluruh Kabupaten Indragiri Hilir," kata AKBP Budi Setiawan, saat Rapat Koordinasi (Rakor) Kesiapan Pengamanan Pilkada Serentak di Polres Inhil."Personel keamanan tersebut melibatkan anggota Polsek, Brimob, serta personel dari Polda Riau untuk memastikan setiap tahapan Pilkada berjalan dengan aman," sambung AKBP Budi Setiawan.Kapolres Inhil juga menjelaskan mengenai peta kerawanan di Inhil menjelang Pilkada. Dia menyebutkan bahwa ada empat pasangan calon (Paslon) yang akan berlaga dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati.
Sementara itu, Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Riau, Inspektur Jenderal (Irjen) Mohammad Iqbal dalam arahannya menekankan pentingnya netralitas semua pihak yang terlibat dalam proses Pilkada, termasuk aparat keamanan, penyelenggara pemilu dan ASN.Kapolda Riau Irjen Mohammad Iqbal mengingatkan agar semua pihak bekerja sesuai dengan peraturan yang ada, tanpa ada praktik curang atau ketidakberpihakan."Peristiwa politik seperti Pilkada adalah salah satu momen penting dalam demokrasi kita, dan kita harus menjaga proses ini agar berjalan dengan bermartabat," kata Irjen Mohammad Iqbal.Menurut Kapolda Riau, keamanan dan ketertiban adalah tanggung jawab bersama. Untuk itu Kapolda Riau meminta seluruh aparat keamanan untuk bekerja dengan penuh dedikasi dan menjaga profesionalisme dalam melaksanakan tugasnya."Mari kita kawal bersama Pilkada ini dengan penuh tanggung jawab, menjaga kepercayaan rakyat dan tidak melukai hati mereka," kata Irjen Mohammad Iqbal.
Kepada seluruh pihak yang terlibat, harap Kapolda Riau, dapat bekerja sama dengan baik dalam menyukseskan Pilkada Serentak 2024 di Kabupaten Inhil, sehingga proses demokrasi dapat berlangsung dengan aman, tertib dan damai.Pada rakor ini, juga hadir Penjabat (Pj) Bupati Inhil, Erisman Yahya. Dalam sambutannya, Pj Bupati Inhil mengungkapkan pentingnya koordinasi antara berbagai pihak untuk memastikan kelancaran dan keamanan selama tahapan Pilkada.Pj Bupati Inhil menyampaikan bahwa potensi gangguan, terutama dalam hal keamanan dan ketertiban, perlu diantisipasi dengan baik. Karena itu, imbuhnya, rakor ini diharapkan menjadi forum strategis dalam merumuskan langkah-langkah pengamanan yang efektif dan efisien.Pada rakor ini, Ketua KPU Inhil, Syamsul Masjan menyebutkan Inhil adalah daerah dengan jumlah TPS terbanyak di Provinsi Riau. Disampaikan, hingga saat ini masih ada sekitar 3.000 pemilih yang belum memiliki KTP elektronik, namun pihaknya bekerja sama dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) untuk menyelesaikan masalah ini sebelum hari pemilihan.Seperti diketahui, pada rakor yang berlangsung di markas Polres Inhil itu, hadir sejumlah pejabat daerah dan instansi terkait, termasuk Ketua Badan Pengawas Pemilu Inhil, dan perwakilan dari TNI, Kejaksaan, serta instansi lainnya.***
Editor:Muhammad Amin Nasution