Kota Pekanbaru Diguyur Hujan Lebat Semalaman, BanjIr Terjadi di Sejumlah Titik

Minggu, 10 November 2024 00:38 WIB
bkota-pekanbaru-diguyur-hujan-lebat-semalaman-banjir-terjadi-di-sejumlah-titikbHujan deras semalaman membuat banjir terjadi di sejumlah titik di Kota Pekanbaru

PEKANBARU, POTRETNEWS.com — Kota Pekanbaru diguyur hujan lebat pada Sabtu (09/11/24) hingga Minggu (10/11/24) dinihari. Banjir terjadi di sejunlah titik.

Hujan deras mulai jelang Magrib, Sabtu (09/11/24). Hingga tengah malan, hujan tak berhenti. Akibatnya, air di sejumlah parit atau selokan menggenangi sekitar. Termasuk rumah warga. Salah satu wilayah yang sering digenangi banjir adalah Jalan Teropong dan sekitarnya. Banjir hingga masuk ke pekarangan, dan bahkan ke dalam rumah warga.

"Hujan mulai dari Magrib tadi. Lumayan deras. Beberapa menit berhenti, hujan lebat kembali turun. Beginilah, rumah kami kebanjiran," kata Anes, salah seorang warga Jalan Teropong, Kelurahan Sidomulyo Barat, Kecamatan Tuahmadani, Kota Pekanbaru, kepada potretnews.com, Sabtu (09/11/24) malam.

Menurutnya, penyebab seringnya banjir di daerah sekitar Jalan Teropong karena sempitnya aliran parit yang ada saat ini. Maklum, aliran air dari daerah Rawa Bening dan Damai Langgeng, mengalir ke Jalan Teropong. Sementara pembuangan air di Jalan Teropong sangat terbatas.

"Kalau parit besar ini, khususnya yang masuk wilayah Kampar diperlebar dan diperdalam, saya yakin banjir tidak akan seperti sekarang ini. Selalu berulang setiap kali hujan deras yang durasiya cukup lama," kata Anes.

Hal senada juga disampaikan Anasti, warga Jalan Teropong lainnya. Menurutnya, persoalan banjir dan permasalahanya sudah berulangkali disampaikan, baik kepada wakil rakyat maupun kepada pemerintah setempat. Namun hingga kini tak ada tanggapan atau tindakan berarti.

Untuk itu, selagi momen Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024, Anasti berharap kepada kepala daerah yang terpilih nantinya agar memperhatikan keluhan warga Jalan Teropong dan sekitarnya.

"Harapan kita, siapa pun yang terpilih nantinya, baik walikota maupun gubernur, kami harap untuk menuntaskan persoalan banjir yang kami hadapi. Soalnya, ini menyangkut dua wilayah yakni Kota Pekanbaru dan Kabupaten Kampar," kata Anasti.

Dalam kesempatan ini, Anasti yang merupakan Ketua RT di Jalan Teropong itu juga berharap sekaligus mengimbau warga untuk tidak memhuang sampah ke dalam parit.

"Kami mengimbau juga agar warga jangan membuang sampah sembarangan. Apalagi ke dalam parit. Mari kita menjaga kebersihan lingkungan kita masing-masing," imbau Anasti.***

Editor:
Muhammad Amin Nasution

Kategori : Peristiwa, Pekanbaru
wwwwww
www.amsi.or.id