Audiensi dengan Jajaran Pemkot Pekanbaru, Pj Gubernur Riau Kembali Ingatkan Pentingnya Netralitas ASN pada Masa Pilkada Serentak 2024

Senin, 28 Oktober 2024 21:03 WIB
baudiensi-dengan-jajaran-pemkot-pekanbaru-pj-gubernur-riau-kembali-ingatkan-pentingnya-netralitasPj Gubernur Riau, Rahman Hadi berfoto bersama dengan Pj Walikota Pekanbaru, Risnandar Mahiwa dan beberapa pejabat Pemko Pekanbaru lainnya.

PEKANBARU, POTRETNEWS.com — Penjabat (Pj) Gubernur Riau (Gubri) Rahman Hadi kembali mengingatkan tentang pentingnya netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) pada masa Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024.

Penegasan itu disampaikan Pj Gubri saat melakukan audiensi dengan jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Pekanbaru di aula lantai 6 gedung utama Komplek Perkantoran Terpadu Walikota Pekanbaru, di Tenayan Raya, Senin (28/10/24). Di hadapan Pj Walikota Pekanbaru, Risnandar Mahiwa dan sejumlah pejabat Pemko Pekanbaru lainnya, Pj Gubri mengatakan bahwa setiap pihak harus dapat menciptakan suasana Pilkada dengan damai. Terlebih bagi para ASN, harus bersikap netral dan menjaga kondisi tetap dalam suasana kondusif.

"Netralitas adalah harga mati bagi ASN. Namun, hak politik tetap dimiliki dan bisa diwujudkan di bilik suara," kata Rahman Hadi.

Lebih tegas lagi Pj Gubri mengatakan bahwa ASN dilarang mengajak, mempengaruhi masyarakat, atau mempromosikan kandidat calon kepala daerah tertentu.

Menurut Pj Gubri, dibuatnya kebijakan itu dimaksudkan untuk memastikan proses Pilkada berlangsung tanpa intervensi jabatan yang dapat merusak kepercayaan publik terhadap hasil pemilihan. 

"Oleh karena itu, sebagai ASN, kita tidak boleh lakukan seperti mengajak, mempengaruhi, atau mempromosikan kandidat tertentu," kata Rahman Hadi.

Dalam kesempatan tersebut, Pj Gubri juga menyebutkan bahwa netralitas ASN menjadi salah satu kunci utama dalam menciptakan Pilkada damai dan transparan.

Terakhir Pj Gubri berharap, semoga proses Pilkada serentak 2024, khususnya di Pekanbaru dapat berjalan lancar dan menghasilkan pemimpin yang mampu membangun daerah.

Sementara itu, Pj Walikota Pekanbaru Risnandar Mahiwa menyebutkan, untuk terlaksananya Pilkada yang tertib dan lancar, pihaknya telah menyiapkan program pendidikan politik bagi masyarakat.

"Dukungan Pilkada 2024 khusunya di Kota Pekanbaru, kami sudah beberapa kali mengecek dan melakukan kegiatan bersama teman-teman linmas. Terutama dalam melakukan kegiatan pendidikan politik," kata Risnandar Mahiwa.

Menurut Pj Walikota, peran pemerintah sangat penting dalam memberikan pendidikan politik untuk menjaga stabilitas kota selama proses Pilkada berlangsung.

Dia menilai program ini akan dapat membantu masyarakat memahami pentingnya partisipasi pemilu yang independen dan objektif.

"Pada umumnya di KPU itu mereka punya indikator pendidikan pemilih. Jjadi kalau dalam konteks pemerintah, kita punya indikator pendidikan politik. Tentu langkah ini berguna untuk meningkatkan partisipasi pemilihan di masyarkat," kata Risnandar Mahiwa.

Seperti diketahui, pada Pilkada Kota Pekanbaru 2024, ada lima pasangan calon yang ikut kontestasi. Berikut adalah lima pasangan calon berdasarkan nomor urut :

1. Pasangan nomor urut 1 : Muflihun - Ade Hartati

2. Pasangan nomor urut 2 : Instiawati Ayus-Taufik Arakhman.

3. Pasangan nomor urut 3 : Ida Yulita Susanti-Kharisman Risanda

4. Pasangan nomor urut 4 : Edy Natar Nasution - Dastrayani Bibra.

5. Pasangan nomor urut 5 : Agung Nugroho - Markarius Anwar.***(Adv)

Kategori : Pemerintahan, Riau
wwwwww
www.amsi.or.id