Sesosok Mayat Bersimbah Darah di Kebun Karet yang Semula Dikira Tewas Akibat Hewan Buas, Ternyata Korban Pembunuhan

<b>Sesosok Mayat Bersimbah Darah di Kebun Karet yang Semula Dikira Tewas Akibat Hewan Buas, Ternyata Korban Pembunuhan</b>

Sesosok mayat ditemukan tewas berlumuran darah

Kamis, 24 Oktober 2024 19:14 WIB

SIJUNJUNG, POTRETNEWS.com - Sesosok pria ditemukan tewas bersimbah darah di perkebunan karet di Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat. Semula warga menduga korban tewas akibat hewan buah. Namun menurut polisi, akibat pembunuhan.

Seperti diketahui, penemuan mayat yang belakangan diketahui berinisial BH (64) berawal ketika warga Korong Sitongek melihat sesosok mayat tergeletak berlumur darah. Kepalanya penuh luka.

Semula, korban yang ditemukan tak bernyawa di kebun karet Nagari Tamparungo, Kecamatan Sumpur Kudus, Kabupaten Sijunjung itu diduga tewas akibat serangan hewan buas.

"Iya benar, adanya penemuan mayat seorang pria di Sitongek. Itu penemuan jenazahnya kemarin pagi. Sementara awalnya masyarakat menduga korban meninggal dunia akibat beruang," kata Kepala Satuan Reserse Keiminal (Kasat Reskrim) Kepolisian Resor (Polres) Sijunjung, Ajun Komisaris Polisi (AKP) M. Yasin, Kamis (24/10/24).

Menurut AKP M. Yasin, korban merupakan warga setempat yang sehari hari berprofesi sebagai petani karet.

"Korban saat ditemukan sudah dalam keadaan tidak bernyawa dengan posisi tengkurap. Sementara kepalanya dipenuhi luka. Sehingga dari temuan itu warga menduga korban meninggal dunia akibat serangan hewan buas," sebut AKP M. Yasin.

Namun berdasarkan serangkaian olah tempat kejadian perkara (TKP) yang dilakukan Polres Sijunjung, ditemukan fakta jika korban tewas bukan akibat serangan hewan buas. Melainkan korban pembunuhan

"Berdasarkan olah TKP dan hasil keterangan saksi, kita simpulkan korban bukan meninggal dunia akibat serangan beruang. Namun meninggal dunia akibat korban pembunuhan," kata AKP M. Yasin, dilansir detik.com.

Disampaikan, berdasarkan keterangan saksi saksi dan barang bukti yang diperoleh, polisi langsung mengamankan seorang pria berinisial N (52) yang juga warga setempat. Pria itu diduga terkait dengan kematian korban.

"Dari keterangan saksi dan barang bukti, kita langsung mengamankan N. Penangkapan N hanya berjarak enam jam dari penemuan jenazah korban," kata AKP M. Yasin.

Dari keterangan awal, kata AKP M. Yasin, BH tewas akibat berkelahi dengan N. Sementara N saat ini sudah ditahan di Mapolres Sijunjung untuk pemeriksaan lebih lanjut.

"Dugaan pembunuhan ini berawal perkelahian antara korban dengan pelaku. Yang mengakibatkan korban meninggal dunia. Sementara saat ini keterangan pelaku masih kita dalami," tutupnya.***

Editor:
Muhammad Amin Nasution

Kategori : Hukrim
wwwwww
www.amsi.or.id