Insiden Kapal Speedboat Meledak, Basarnas: Korban Meninggal Dunia Enam Orang, Termasuk Calon Gubernur Benny Laos

<b>Insiden Kapal <i>Speedboat</i> Meledak, Basarnas: Korban Meninggal Dunia Enam Orang, Termasuk Calon Gubernur Benny Laos</b>

Kapal speedboat yang ditumpangi calon gubernur Maluku Utara, Benny Laos, terbakar.

Minggu, 13 Oktober 2024 16:39 WIB

JAKARTA, POTRETNEWS.com - Badan Sar Nasional (Basarnas) Ternate, Maluku Utara memperbarui jumlah korban meledaknya kapal rombongan calon gubernur (cagub) Maluku Utara (Malut), Benny Laos, di Pulau Taliabu pada Sabtu (12/10/24) sekira pukul 14.05 WITa.

Hingga Minggu (13/10/24) sore, dilaporkan ada 6 orang korban meninggal dunia. Termasuk calon gubernur Maluku Utara nomor urut 4, Benny Laos.

Menurut Kepala Basarnas Ternate, Fatur Rahman, berdasarkan data Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bobong, total ada 33 orang yang menjadi korban insiden tersebut. Saat ini ada 10 orang korban yang masih menjalani perawatan di rumah sakit.

"Korban meninggal 6 orang, perawatan RS 10 orang, selamat 17 orang," kata Fatur, dilansir detik.com, Minggu (13/10/24).

Disebutkannya, tim melakukan proses evakuasi hingga Sabtu (12/10/24), pukul 20.30 Wita. Kini proses evakuasi sudah dihentikan.

"Posisi bangkai kapal sudah ditarik di bibir pantai dan dipastikan tidak ada korban di dalam speedboat," kata Fatur Rahman.

Diterangkan, kapal speedboat yang ditumpangi Benny Laos tepatnya meledak di Pelabuhan regional Bobong, Pulau Taliabu, Sabtu (12/10), sekitar Pukul 14.05 WIT. Kapal itu disebut membawa rombongan Benny Laos yang akan mengikuti kampanye.

Di dalam kapal itu ada Mudin A Wahid (Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Persatuan Pembangunan Maluku Utara), dan Ester Tantri (Anggota Dewan Maluku Utara dari Fraksi Partai Demokrat). Kedua orang ini juga turut jadi korban meninggal dunia.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Pulau Taliabu, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Totok Handoyo, pada Sabtu (12/10/24) mengatakan korban Benny Laos sempat mendapat pertolongan medis. "Kondisi cagub Benny Laos, sementara dilakukan RJP / pompa jantung dan kondisi patah kaki dan luka bakar,” kata AKBP Totok Handoyo, Sabtu (12/10/24).

Disebutkannya, sebelum kejadian ledakan, Wakapolres Pulau Taliabu Kompol Sirajudin bersama Kasie Dokkes merapat ke Speedboat untuk mengecek aktivitas paslon dan mengingatkan untuk berhati-hati saat pengisian BBM

Sekira 10 menit perbincangan, aparat kepolisian pun turun dari speedboat. Hanya berselang 5 menit terjadi ledakan diiringi kobaran api dari speedboat tersebut.***
Kategori : Peristiwa
wwwwww
www.amsi.or.id