Begini Kronologi Perkelahian Antarpemuda di Tembilahan yang Menewaskan Dua Orang
Korban Enjo dan Riyan saat berada di RSUD Puri Husada TembilahanTEMBILAHAN, POTRETNEWS.com - Perkelahian antar pemuda di Jalan Kapten Mukhtar, Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Provinsi Riau pada Jumat (4/10/24) sekira pukul 22.15 WIB lalu telah menewaskan dua orang. Begini kronologis kejadiannya.
Menurut Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Inhil, Ajun Komisaris Besar (AKBP) Budi Setiawan melalui Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Inhil, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Anggi Rian Diansyah, awalnya korban bernama Enjo (21) secara tak sengaja bertemu Riyan (25) dan S (20) di depan sebuah toko baju. Waktu itu, Enjo meminta rokok dan uang secara paksa kepada Riyan. "Bahkan korban sempat meraba saku celana S untuk mengambil dompet. Tidak terima, S mengeluarkan badik dari pinggangnya. Melihat itu, Enjo melarikan diri, tetapi dikejar oleh S. Sekitar lima meter berlari, S menikam belakang tubuh korban (Enjo, red)," kata AKP Anggi Rian Diansyah.Setelah menikam korban, S dan Riyan langsung melarikan diri ke arah Jalan Sudirman. Mereka (S dan Riyan) dikejar oleh Enjo dan temannya berinisial B (masih DPO).Saat mengejar S dan Riyan, ternyata Enjo yang kala itu mengalami luka tusuk dan mengeluarkan darah segar, terjatuh. Enjo tersungkur tak tak jauh dari lokasi awal peristiwa. Beberapa saat kemudian, Enjo menghebuskan nafas terakhir alias tewas di pinggir jalan. Sementara itu, B terus mengejar S dan Riyan."Tersangka S melarikan diri sampai ke Jalan Sudirman, sedangkan Ryan ditikam B dan terjatuh di depan toko jam samping Plaza, dengan luka tusuk yang mengakibatkan terurainya usus perut Riyan," kata AKP Anggi Rian Diansyah.Muhammad Amin Nasution
























