Pemprov Riau Usulkan Kemudahan Berobat dan Pemulangan Jenazah dari Melaka

<b>Pemprov Riau Usulkan Kemudahan Berobat dan Pemulangan Jenazah dari Melaka</b>

Suasana pertemuan Tim Teknis dan Persidangan ke-20 KK/JKK Sosek Malindo tingkat Provinsi Riau/Kepulauan Riau - peringkat Negeri Melaka/Johor di Hotel Premiere, Pekanbaru, Rabu (2/10/24)

Rabu, 02 Oktober 2024 21:27 WIB

PEKANBARU, POTRETNEWS.com - Tim teknis dan persidangan ke-20 Kelompok Kerja (KK)/Jawatan Kuasa Kerja (JKK) Sosial Ekonomi Malaysia Indonesia (Sosek Malindo) tingkat Provinsi Riau/Kepulauan Riau- peringkat Negeri Melaka/Johor melakukan pertemuan di Hotel Premiere, Kota Pekanbaru, Rabu (2/10/24).

Dalam pertemuan itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau mengusulkan kemudahan bagi masyarakat Riau yang akan berobat ke Melaka. Termasuk juga kemudahan pemulangan jenazah dari Melaka ke Riau.

Menurut Asisten II Sekretariat Daerah (Setda) Peovinsi Riau, M Job Kurniawan, usulan yang disampaikan berupa hospital information system, yakni membangun kesepakatan kerja sama antara rumah sakit yang ada di Melaka/Johor dengan rumah sakit yang ada di Riau.

"Sehingga akan memudahkan orang Riau yang selama ini ada banyak berobat ke Malaysia dan untuk rawat jalannya. Dengan adanya kerja sama ini, orang Riau nanti cukup berobat di Riau, tetapi dengan pengobatan dan standar yang ada di Malaysia," kata M Job Kurniawan melalui siaran persnya, Rabu (2/20/24).

Kemudian, katanya, Pemprov Riau juga menyampaikan usulan untuk memudahkan pemulangan/pengembalian jenazah yang meninggal di Melaka.

"Mereka (Malaysia, red) sudah sampaikan tentang batasan Ringgit-nya, kami sudah meminta rinciannya, uang sebanyak itu digunakan untuk apa? Ada 5.000 sampai 12.000 Ringgit. Maka kami minta rinciannya sehingga orang kita yang nantinya ada di sana terlayani dan tidak menganggap biaya yang dikeluarkan terlalu banyak, dan ini sudah disepakati," kata M Job Kurniawan.

M Job Kurniawan berharap semua usulan kerja ini dapat menjadi langkah konkret, sehingga kerja sama yang terjalin berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat Riau.

"Contohnya, SOP (Standar Operasional Prosedur, red) pemulangan jenazah sudah clear. Kita sudah tahu harganya, tinggal kita sosialisasikan kepada masyarakat yang berobat di Malaysia. Jadi, kalau seandainya terjadi kemalangan, meninggal dunia, sudah ada agensi yang bisa dihubungi, sehingga mereka tidak tertipu di Malaysia," kata M Job Kurniawan.

M Job Kurniawan berharap semoga usulan ini disetujui dan disepakati. "Jadi, kita yang memiliki target harus membuat proposal terperinci bagaimana keberlanjutan terhadap usulan tersebut," pungkasnya.***

Editor:
Muhammad Amin Nasution

Kategori : Pemerintahan, Riau
wwwwww
www.amsi.or.id