Korban Meninggal Dunia akibat Longsor di Areal Tambang Emas Ilegal di Sumbar Bertambah Menjadi 13 Orang
![]() |
Salah seorang korban longsor tambang ilegal di Solok, Sumatera Barat saat dievakuasi tim gabungan |
SOLOK, POTRETNEWS.com - Korban meninggal dunia akibat longsor yang terjadi di areal tambang emas ilegal di Nagari (Desa) Sungai Abu, Kecamatan Hiliran Gumanti, Kabupaten Solok, Sunatera Barat (Sumbar) bertambah menjadi 13 orang.
Demikian laporan yang disampaikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Solok. Selain korban meninggal dunia, BPBD setempat juga melaporkan korban selamat yakni sebanyak 12 orang.
"Total korban meninggal dunia berjumlah 13 orang. Korban selamat 12 orang, mengalami luka ringan dan berat," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Solok, Irwan Efendi, Minggu (29/9/24).Diterangkan, total korban secara keseluruhan sebanyak 25 orang, yakni 13 orang meninggal dunia, dan 12 orang mengalami luka-luka, baik luka ringan maupun luka berat.Disebutkannya, dengan ditemukannya keseluruhan korban, maka saat ini pencarian pun sudah dihentikan. Meski begitu, imbuhnya, tim SAR gabungan masih tetap membuka posko pengaduan selama 7 hari ke depan.***Editor:Muhammad Amin Nasution

























