Dinas Kesehatan Riau Turunkan Tim ke Kateman Inhil Pascaditemukan 22 Kasus Malaria

<b>Dinas Kesehatan Riau Turunkan Tim ke Kateman Inhil Pascaditemukan 22 Kasus Malaria</b>

Foto hanya ilustrasi

Minggu, 29 September 2024 15:04 WIB

PEKANBARU, POTRETNEWS.com - Dinas Kesehatan (Diskes) Provinsi Riau sudah menurunkan tim ke Desa Kuala Selat, Kecamatan Kateman, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) pascaditemukan 22 kasus malaria.

Hal itu disampaikan penanggungjawab malaria fungsional epidemiologi madya Diskes Provinsi Riau, Musfardi Rustam, Minggu (29/9/24).

Menurut Musfardi Rustam, pihaknya sudah melakukan pemeriksaan terhadap kasus malaria yang ditemukan di Desa Kuala Selat, Kabupaten Inhil. Kasus malaria yang terjadi di daerah itu, sebutnya, sudah masuk dalam Kategori Kejadian Luar Biasa (KLB).

"Tim kita sudah turun ke lokasi melakukan pemeriksaan, dan dari hasil pemeriksaan yang dilakukan kasus yang terjadi sudah masuk dalam kategori Kejadian Luar Biasa (KLB)," kata Musfardi Rustam.

Diungkapkannya,, pihaknya sudah memberikan rekomendasi ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Inhil, sebagai dasar untuk penetapan status KLB. 

"Kita sudah berikan rekomendasi kepada Pemkab Inhil berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan dilokasi, sebagai dasar bagi Bupati untuk mengeluarkan keputusan penetapan status KLB malaria," kata Musfardi Rustam.

Dia juga mengatakan, untuk membantu penanganan kasus malaria di Desa Kuala Selat, pihaknya selama dua hari yakni Sabtu dan Minggu bersiaga penuh di wilayah tersebut guna melakukan survey darah massal.

"Tim kita selama dua hari ini yakni Sabtu dan Minggu bersiaga penuh melakukan survey darah massa di tiga Desa," ujar  Musfardi Rustam.

Tim epidemiologi bersama bidan dan kader malaria yang ada di sana, imbuh Musfardi Rustam, melakukan pengambilan darah yang merupakan rapid assessment sebagai bagian dari survey epidemiologi, untuk mengetahui perkembangan kasus malaria yang terjadi.

Menurut Musfardi Rustam, screening dilakukan di seluruh wilayah Desa Kuala Selat, agar vektor malaria dapat diberantas dan dikendalikan. 

"Kita melakukan screening tidak hanya terhadap yang sakit, tapi juga yang sehat, sebab screening sangat penting dilakukan di seluruh Desa Kuala Selat, supaya vektor malaria bisa diberantas dan dikendalikan," katanya, dilansir rri.co.id.

Terkait kasus malaria tersebut, Musfardi Rustam mengimbau masyarakat untuk menjalankan pola hidup sehat, membersihkan lingkungan sekitar, dan memakai kelambu untuk mencegah masuknya nyamuk malaria. Terutama sanitasi, dan memakai kelambu agar tidak digigit nyamuk, karena ini cara yang paling efektif.***

Editor:
Muhammad Amin Nasution

Kategori : Pemerintahan, Riau
wwwwww
www.amsi.or.id