BNPB Pastikan Pencarian dan Pertolongan Korban Longsor di Areal Tambang Emas Ilegal di Sumbar Terus Dilangsungkan
![]() |
Tim gabungan dibantu warga sedang berupaya mencari korban tanah longsor di areal tambang emas ilegal di Solok, Sumatera Barat |
PEKANBARU, POTRETNEWA.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan pencarian korban tanah longsor di areal tambang emas ilegal di Nagari (Desa) Sungai Abu, Kecamatan Hiliran Gumanti, Kabupaten Solok, Sumatera Barat terus dilangsungkan.
Demikian keterangan Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari, dilansir Sabtu (28/9/24).
Diakuinya, meski menghadapi berbagai kendala, operasi pencarian dan pertolongan akan terus dilangsungkan. Setidaknya operasi tersebut akan berlangsung hingga tujuh hari ke depan.Disampaikan, upaya pencarian dan pertolongan korban longsor tersebut melibatkan tim gabungan yang terdiri dari BPBD, TNI, Polri, Basarnas, dan PMI, serta dibantu warga setempat. Tak dipungkirinya, ada beberapa kendala di lapangan yang dihadapi tim gabungan. Seperti akses menuju lokasi yang jauh dari perkampungan terdekat, cuaca yang buruk berpotensi hujan disertai petir, hingga berisiko longsor susulan.Seperti diketahui, peristiwa tanah longsor itu terjadi pada Kamis (26/9/24) sore sekira pukul 17.00 WIB. Longsor terjadi setelah sebelumnya wilayah tersebut diguyur hujan deras.Muhammad Amin Nasution

























