Wujudkan Pilkada 2024 yang Damai dan Kondusif, Polda Riau Gelar Doa Bersama

<b>Wujudkan Pilkada 2024 yang Damai dan Kondusif, Polda Riau Gelar Doa Bersama</b>
Selasa, 24 September 2024 18:29 WIB

PEKANBARU, POTRETNEWS.com - Dalam rangka mewujudkan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024 yang damai dan kondusif, Kepolisian Daerah (Polda) Riau menggelar doa bersama pada Selasa (24/9/24) pagi.

Kegiatan yang diadakan di halaman markas Polda Riau, Jalan Pattimura, Pekanbaru itu dihadiri penceramah kondang, ustadz Dasad Latif.

Pada moment ini, tiga pasangan calon (paslon) Gubernur-Wakil Gubernur Riau, kompak hadir. Paslon tersebut adalah Abdul Wahid-SF Hariyanto, Muhammad Nasir-Muhammad Wardan, dan Syamsuar-Mawardi Saleh.

Bukan paslon Gubernur-Wakil Gubernur saja. Sejumlah paslon kepala daerah di Provinsi Riau yang akan berkontestasi pada Pilkada serentak 2024, juga turut hadir.

Dalam sambutannya, Kepala Polda (Kapolda) Riau, Inspektur Jenderal (Irjen) Mohammad Iqbal menyebutkan bahwa untuk mewujudkan Pilkada 2024 yang damai, maka semua pihak harus duduk bersama dan bergandengan tangan sehingga tercipta situasi kondusif.

"Sengaja kita undang seluruh pasangan calon gubernur-wakil gubernur, bupati-wakil bupati dan walikota-wakil walikota, tim pemenangan, partai pengusung, Forkopimda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, red) dan lain-lain untuk bermunajat kepada Allah agar selalu dijaga kedamaian dan kondusif," kata Irjen Mohammad Iqbal.

Kapolda berharap, dengan digelarnya doa bersama itu, semoga dapat mengetuk hati nurani calon pemimpin-pemimpin ini di Provinsi Riau.

Dia juga menyebutkan, kondusifnya Provinsi Riau adalah hal yang paling utama. Dia berharap permusuhan tidak ada karena besok sudah mulai kampanye.

Sementara itu, ustadz Dasat Latif dalam ceramahnya menitikberatkan tentang makna menjadi pemimpin. Menurutnya, pemimpin itu adah sebuah amanah. Karena itu ustadz mengingatkan agar pemimpin menjalankan amanah tersebut dengan baik.

"Gunakanlah jabatan pada jalan yang benar. Kita telah dibeli nikmat aman, nikmat alam. Maka jagalah amanah yang dititipkan Allah melalui rakyat ini," kata ustadz Dasat Latif dalam tausiahnya.

Ustads Dasat Latif menyebutkan, dalam konteks Islam, pemimpin disebut sebagai khalifah. Pemimpin itu harus senantiasa memikirkan rakyat agar sejahtera.

Dalam kesempatan itu, ustadz menyampaikan prihal memilih pemimpin, tentunya sesuai kaidah Islam. Menurutnya, ada kriteria dalam memilih pemimpin. Yakni siddik, amanah, tablig (pandai), dan fatonah (cerdas).***

Editor:
Muhammad Amin Nasution

Kategori : Politik, Riau
wwwwww
www.amsi.or.id