Setelah Mengabdi Selama 41 Tahun, Akhirnya Sekdaprov Riau SF Hariyanto Lepaskan Status ASN-nya dan Langsung Pamitan dengan Seluruh PNS Pemprov Riau

<b>Setelah Mengabdi Selama 41 Tahun, Akhirnya Sekdaprov Riau SF Hariyanto Lepaskan Status ASN-nya dan Langsung Pamitan dengan Seluruh PNS Pemprov Riau</b>

Seusai memimpin apel pagi gabungan, SF Hariyanto bersalam-salaman dengan PNS di lingkungan Pemprov Riau, Jumat (20/9/24)

Sabtu, 21 September 2024 00:29 WIB

PEKANBARU, POTRETNEWS.com - Setelah mengabdi selama 41 tahun, akhirnya Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Riau, SF Hariyanto melepas statusnya sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Karena selain akan memasuki masa pensiuan, SF Hariyanto juga harus rela melepas status Aparat Sipil Negara (ASN)-nya karena dirinya ikut dalam kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024 sebagai calon wakil Gubernur Riau periode 2024-2029.

Sehubungan dengan itu, di hari terakhir bekerja, dia masih menyempatkan diri memimpin apel pagi gabungan di halaman kantor Gubernur Riau (Gubri), Jumat (20/9/24). Di moment itulah dia berpamitan dengan seluruh pejabat dan ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau.

"Saya mengucapkan terimakasih atas kehadiran bapak ibu dalam apel sekaligus perpisahan. Saya ingin berpamitan pada seluruh pegawai Pemprov Riau karena hari ini adalah hari kerja terakhir," kata SF Hariyanto. 

"Saya akan melepaskan jabatan selaku Sekda Riau dan juga sebagai PNS. Ini semua berdasarkan ketentuan dan aturan dalam mengikuti kontestasi Pilgubri 2024-2029," sambung SF Hariyanto.

Karena kecintaannya terhadap Provinsi Riau, SF Hariyanto telah menghabiskan waktunya selama 41 tahun untuk mengabdi kepada Bumi Lancang Kuning,- sebutan lain Provinsi Riau. Pengabdiannya ditunjukkan dengan kerja keras dan bekerja dengan baik.

"Saya sudah mengabdi 41 tahun. Masuk ke PUPR sebagai honor pada tahun 1983 dan Alhamdulillah hingga masa akhir jabatan, kerja saya aman, tuntas dan selesai," kata SF Hariyanto. 

"Alhamdulillah saya juga diberi kepercayaan untuk menjadi orang nomor satu di Provinsi Riau. Dari pegawai honor hingga Pj Gubri (Penjabat Gubri, red)," sambung SF Hariyanto. 

Di moment terakhir tersebut, SF Hariyanto tak lupa menyampaikan permohonan maaf jika selama masa kepemimpinan dirinya terdapat kesalahan yang menyinggung banyak pihak.

"Saya ke Pemprov Riau nampak muka dan keluar dari Pemprov Riau harus pamit. Saya meminta maaf jika semasa tugas ada yang tanpa disengaja ataupun sengaja terdapat kesalahan, saya hanya manusia biasa yang saat masa tugas mungkin gaya kepemimpinan saya yang terkesan keras," kata SF Hariyanto.

"Inilah gaya saya, kalau tidak keras dan tegas mungkin tidak akan sampai saya ke puncaknya. Saya berharap kita semua untuk bekerja keras dan tidak ragu dalam menjalankan amanah," pungkasnya.***

Editor:
Muhammad Amin Nasution

Kategori : Pemerintahan, Riau
wwwwww
www.amsi.or.id