Home > Berita > Sport

Target Kontingen Riau pada PON XXI tak Tercapai, Ketua KONI Langsung Minta Maaf

<b>Target Kontingen Riau pada PON XXI tak Tercapai, Ketua KONI Langsung Minta Maaf</b>

Renang adalah salah satu cabang olahraga yang di perlombakan di PON XXI Aceh-Sumut

Jum'at, 20 September 2024 22:56 WIB

PEKANBARU, POTRETNEWS.com - Target kontingen Riau masuk peringkat 10 besar klasemen akhir perolehan medali emas pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumatera Utara (Sumut) tak tercapai. Hingga hari terakhir event olahraga terakbar di Tanah Air itu, kontingen Riau hanya mampu bertengger di peringkat 12.

Pada PON XXI Aceh-Sumut, kontingen Riau berhasil mengumpulkan 78 medali, yakni 21 medali emas, 22 medali perak, dan 36 medali perunggu. Terkait gagalnya kontingen Riau mencapai target 10 besar tersebut, Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Riau, Iskandar Hoesin, langsung menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Riau.

Diakuinya, walapun persiapan telah dilakukan secara maksimal, tapi target untuk meraih 25 medali emas tidak tercapai juga. Dan tentunya target masuk 10 besar pun akhirnya gagal.

“Kami mohon maaf tidak bisa mencapai target 25 medali emas dan masuk 10 besar. Namun, kami tetap bersyukur karena jumlah medali emas tidak menurun dibandingkan PON sebelumnya,” ujar Iskandar Hoesin.

Seperti diketahui, pada PON XX Papua 2021, kontingen Riau juga berhasil meraih 21 medali emas dan finis di posisi ke-8. Namun, kali ini Riau harus turun 4 peringkat, berada di posisi 12.

Menurut Iskandar Hoesin, kegagalan mencapai target tersebut disebabkan oleh beberapa cabang olahraga unggulan yang tidak berhasil menyumbang emas, seperti angkat besi, binaraga, sepak takraw, paramotor, dan kempo.

“Tidak satupun dari sembilan cabang olahraga ini meraih medali emas, meskipun target sudah dipatok,” kata Iskandar Hoesin dengan nada kecewa.

Tapi di balik kegagalan cabang-cabang unggulan, beberapa cabang yang tidak diunggulkan justru berhasil mencetak prestasi. Cabang ski air, misalnya, secara mengejutkan berhasil meraih dua medali emas, sementara senam dan anggar masing-masing melebihi target awal mereka. “Ini menjadi pelajaran berharga bagi kita ke depan,” kata Iskandar Hoesin

Meskipun kontingen Riua gagal mencapai target, Iskandar Hoesin tetap memberi semangat kepada semua tim, baik atlet, pelatih, atau pengurus. Dia tak mau mencari "kambing hitam". Menurutnya, secara totalitas kontingen Riau telah berusaha maksimal di ajang PON XXI Aceh-Sumut 2024.

“Saya menyaksikan langsung perjuangan mereka di lapangan. Atlet kita sudah berjuang sekuat tenaga dan saya berterima kasih atas dedikasi mereka,” kata Iskandar Hoesin.

Dalam kesempatan itu, dia menyampaikan, KONI Riau akan melakukan evaluasi menyeluruh terkait hasil PON XXI. Tujuannya agar pada even PON berikutnya capaian kontingen Riau lebih baik dari sekarang, yakni masuk peringkat papan atas.***

Editor:
Muhammad Amin Nasution

Kategori : Sport, Riau
wwwwww
www.amsi.or.id