Home > Berita > Umum

Media Cetak tak Lekang oleh Waktu, SPS Riau Dorong Sinergi dan Inovasi di Media Expo 2024

<b>Media Cetak tak Lekang oleh Waktu, SPS Riau Dorong Sinergi dan Inovasi di Media <i>Expo</i> 2024</b>

Suasana seminar media yang digelar SPS Riau dalam rangkaian Media "Expo" 2024, di Mal SKA Pekanbaru, Sabtu (14/9). (F-POTRETNEWS.com/Ofika)

Minggu, 15 September 2024 14:29 WIB
Ofika Rahmat Julias

PEKANBARU, POTRETNEWS.com — Di tengah gempuran informasi digital yang serba cepat dan mudah diakses, media cetak masih berjuang untuk mempertahankan eksistensinya. Namun, bukan berarti media cetak terpinggirkan. Justru, di era digital ini, media cetak memiliki peluang untuk menonjolkan kekuatannya yang tak tergantikan.

Hal ini menjadi fokus utama dalam Media Expo SPS Riau 2024 yang digelar di Mal SKA Pekanbaru pada, Sabtu (14/9/2024). Acara yang diinisiasi oleh Serikat Perusahaan Pers (SPS) Riau dengan tajuk "Membangun Sinergi Informasi di Provinsi Riau" menjadi bukti nyata komitmen SPS Riau dalam memperkuat eksistensi media cetak dan elektronik di era digital, sekaligus mempererat tali silaturahmi antar insan pers di Bumi Lancang Kuning.

Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi (Setdaprov) Riau, Zulkifli Syukur, dalam sambutannya, menekankan pentingnya peran media dalam pembangunan daerah. “Pemerintah tak bisa bergerak dan berbuat tanpa adanya media. Karena yang disampaikan dan yang dilakukan Pemprov itu membangun. Tentu bagaimana menyampaikan pembangunan ini apa yang dikerjakan, Provinsi perlu media,” jelasnya.

Media Expo 2024 menampilkan berbagai kegiatan menarik yang bertujuan untuk membangun sinergi antara media dengan masyarakat dan pemerintah. Seminar media, dialog bisnis, dan dialog Pilkada menjadi wadah untuk membahas isu-isu terkini dan mencari solusi bersama. Tak hanya itu, kegiatan donor darah yang diinisiasi oleh SPS Riau juga menjadi bukti nyata kepedulian media terhadap masyarakat.

“Ada 22 media yang tergabung dalam SPS ini, belum media online, itu juga memberikan kontribusi kepada masyarakat, makanya tema kita membangun sinergi informasi,” ujar Purnomo, Plt Ketua SPS Riau, dalam sambutannya.

Hari pertama Expo diwarnai dengan kegiatan positif, mulai dari aksi donor darah yang menunjukkan kepedulian media terhadap masyarakat, hingga seminar yang membahas strategi media cetak dalam bertahan di tengah gempuran media online dan media sosial. Seminar ini menghadirkan para pemimpin redaksi media cetak ternama di Riau, seperti Firman Agus (Riau Pos), Syarief Dayan (Tribun Pekanbaru), perwakilan Kepala Diskominfotik Provinsi Riau Antoni Suryadinata, dan dimoderatori oleh Mario Abdillah Khair (Wakil Ketua KPI Daerah Riau).

Firman Agus, dalam paparannya, mengingatkan bahwa media cetak telah melewati berbagai gelombang disrupsi, termasuk munculnya AI (Artificial Intelligence). “Media cetak harus terus beradaptasi dengan setiap situasi, termasuk ancaman dari AI,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga kepercayaan pembaca dengan tetap memegang teguh prinsip akurasi dan independensi. “Apa yang kita tulis di koran, harus menjadi kebenaran yang tak terbantahkan, karena tidak bisa diedit atau dihapus seperti media online,” tambahnya.

Senada dengan Firman, Syarief Dayan juga menekankan pentingnya mempertahankan kepercayaan pembaca. “Media cetak memang kalah cepat dan kalah jangkauan, namun media massa masih punya trust atau kepercayaan, itu yang kita pertahankan,” kata Dayan.

Ia menambahkan bahwa media cetak harus terus berinovasi untuk menghasilkan produk yang menarik dan relevan dengan kebutuhan pembaca. Syarief Dayan juga menyoroti pentingnya peran media cetak dalam membangun opini publik dan mendorong kemajuan daerah.

Antoni Suryadinata, mewakili Kepala Diskominfotik Provinsi Riau, memastikan bahwa pemerintah memberikan dukungan penuh bagi kerja jurnalistik, termasuk media cetak. “Kerja jurnalistik, termasuk media cetak mendapat dukungan penuh dari pemerintah, terutama dari pemerintah Provinsi Riau," ungkapnya.

Ia juga menambahkan bahwa pemerintah telah menyediakan ruang untuk kerjasama media dan merujuk pada aturan Dewan Pers dalam mengeluarkan pergub terkait kerja sama media. Hal ini menunjukkan bahwa pemerintah menyadari pentingnya peran media dalam pembangunan daerah dan siap untuk berkolaborasi dengan media untuk mencapai tujuan bersama.

Ketua Panitia Media Expo 2024 SPS Riau, Asmawi Ibrahim, menjelaskan bahwa kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari. Pada hari kedua, akan diadakan diskusi dengan para calon Gubernur Riau untuk mendengarkan visi dan misi mereka terkait arah pembangunan Riau dan peran media.

“Kehadiran para calon gubernur ini menjadi momen penting bagi insan pers di Riau untuk mendengar langsung visi dan misi mereka terkait dengan perkembangan media di Riau” pungkas Asmawi.***

Kategori : Umum, Riau
wwwwww
www.amsi.or.id