MTQ Nasional XXX di Kaltim Resmi Dibuka Presiden Jokowi, Kafilah Riau Nyatakan Siap Bersaing dengan Kafilah Lain di Sejumlah Perlombaan

<b>MTQ Nasional XXX di Kaltim Resmi Dibuka Presiden Jokowi, Kafilah Riau Nyatakan Siap Bersaing dengan Kafilah Lain di Sejumlah Perlombaan</b>

Kafilah Provinsi Riau siap mengikuti MTQ Nasional XXX di Kalimantan Timur

Minggu, 08 September 2024 22:54 WIB

SAMARINDA, POTRETNEWS.com - Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXX di Kalimantan Timur (Kaltim) resmi dibuka Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), pada Minggu (8/9/2024) malam diStadion Kadrie Oening, Samarinda.

Pada MTQ tingkat nasional ini, ribuan peserta dari seluruh Indonesia akan bersaing dalam mengikuti sejumlah perlombaan. Kafilah Provinsi Riau sendiri menyatakan siap untuk bersaing dengan kafilah provinsi lain.

Menurut Bayu Wibisono Damanik, seorang kafilah Riau, dengan segala pelatihan dan dukungan dari pemerintah Provinsi Riau, dia siap untuk menghadapi perlombaan pada ajang MTQ Nasional 2024. Dia juga berharap masyarakat Riau bersedia mengirimkan doa untuk seluruh peserta.

"Kami insya Allah siap menghadapi perlombaan ini. Karena segala ikhtiar sudah bersama-sama kita lakukan. Ke depannya kami harap seluruh pihak berdoa untuk dimuluskannya jalan kami pada MTQ Nasional ke-30 tahun 2024," harapnya.

Seperti diketahui, pada saat pembukaan MTQ Nasional XXX di Kaltim, Presiden Jokowi dalam pidatonya mengapresiasi semangat para peserta dari 35 provinsi yang hadir untuk memuliakan Alquran melalui berbagai cabang perlombaan.

Presoden Jokowi menekankan pentingnya menjadikan MTQ sebagai ajang untuk mempererat persatuan bangsa dan menumbuhkan cinta terhadap Alquran di kalangan generasi muda.

"Melalui MTQ Nasional ini tidak hanya menampilkan kemampuan dan keindahan membaca Alquran, tetapi juga momentum untuk mengagungkan Alquran, membumikan ajaran-ajaran Alquran, memperkuat moral dan spiritual bangsa dalam sendi-sendi kehidupan bermasyarakat bernegara," kata Presiden Jokowi.

Dijelaskan, pada tahun ini penyelenggaraan MTQ tingkat nasional sudah banyak mengalami berbagai inovasi dalam pelaksanaannya. Penggunaan teknologi digital menjadi suatu hal baru yang diterapkan untuk memastikan penyelenggaraan MTQ berjalan lebih modern dan efisien.

"Saya memberi laporan bahwa banyak inovasi yang telah dilakukan pada MTQ kali ini. Salah satunya adalah penggunaan teknologi digital. Ada beberapa aplikasi yang digunakan, ada e-MTQ, ada e-macro, ada e-scoring, dan lain-lainnya," jelasnya.

Presiden Joko mengungkapkan, inti dari pelaksanaan MTQ adalah bagaimana nilai-nilai yang terkandung dalam Alquran dapat diterapkan dalam kehidupan masyarakat. Seperti kejujuran dan keadilan, harus menjadi pedoman pada diri manusia yang di amalkan setiap waktu.

"Saya sangat mengharapkan bukan hanya penyelenggaraan MTQ yang lebih baik, tetapi lebih penting lagi adalah bagaimana nilai-nilai yang terkandung dalam Alquran seperti kejujuran, keadilan, perdamaian, dan persatuan, semakin kokoh dilaksanakan dalam kehidupan kita sehari-hari," pungkasnya.

Sementara itu, Penjabat Gubernur Riau yang diwakili oleh Asisten I Setdaprov, Zulkifli Syukur yang ikut hadir pada pembukaan tersebut mengatakan mental yang kuat akan membantu kafilah dalam menghadapi tekanan.

Zulkifli Syukur menambahkan, seluruh peserta harus tetap bisa menjaga kesehatan fisik, karena itulah modal utama untuk tampil optimal.

"Enam bulan adik-adik sudah berlatih tapi ketika tampil kesehatannya down, sama saja tidak ada hasilnya. Oleh karena itu, nanti kalau ada terasa kurang enak badan cepat sampaikan kepada panitia atau pendamping. Kami sudah menyiapkan tenaga medis dan lengkap dengan segala obat-obatnya," kata Zulkifli Syukur menyarankan.***

Editor:
Muhammad Amin Nasution

Kategori : Pemerintahan
wwwwww
www.amsi.or.id