Hotspot yang Diperkirakan Karhutla Kembali Terdeteksi di Sejumlah Daerah di Wilayah Provinsi Riau

<b><i>Hotspot</i> yang Diperkirakan Karhutla Kembali Terdeteksi di Sejumlah Daerah di Wilayah Provinsi Riau</b>

Pada hari ini, Minggu (8/8'9/24), BMKG Stasiun Pekanbaru mendeteksi 321 hotspot di wilayah Sumatera

Minggu, 08 September 2024 13:23 WIB

PEKANBARU, POTRETNEWS.com - Hotspot (titik panas) yang diperkirakan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terdeteksi di sejumlah daerah di wilayah Provinsi Riau.

Demikian hasil deteksi Badan Meteorologi, Kelimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru, Minggu (8/9/24).

Menurut Prakirawan BMKG Stasiun Pekanbaru, Gita Dewi, di Pekanbaru, pada hari ini, Minggu (8/9/24), jumlah hotspot yang terdeteksi di wilayah Riau sebanyak 16 titik.

Belasan hotspot itu terdeteksi berada di Kabupaten Bengkalis sebanyak enam titik, Kabupaten Kampar sebanyak satu titik, Kabupaten Pelalawan sebanyak tiga titik, Kabupaten Rokan Hilir sebanyak satu titik, Kabupaten Rokan Hulu sebanyak tiga titik, dan Kabupaten Indragiri Hulu sebanyak dua titik.

Disampaikan, untuk wilayah Sumatera sendiri, total hotspot sebanyak 321 titik. Termasuk hotspot yang terdeteksi di wilayah Provinsi Riau.

Gita Dewi pun merincikan sebaran 321 hotspot tersebut. Yakni, 139 titik di Provinsi Sumatera Selatan, 60 titik di Provinsi Jambi, 55 titik di Provinsi Lampung, dan 41 titik di Provinsi Bangka Belitung, delapan titik di Provinsi Kepulauan Riau, satu titik di Proinsi Sumatera Barat , dan satu titik di Provinsi Bengkulu.

Kembali munculnya hotspot di wilayah Sumatera yang jumlahnya cukup banyak diyakini akibat minimnya curah hujan dalam beberapa waktu belakangan ini.***

Editor:
Muhammad Amin Nasution

Kategori : Lingkungan
wwwwww
www.amsi.or.id