Pascakonflik Harimau Sumatera dengan Manusia di Kabupaten Siak, BBKSDA Riau Pasang Kamera Jebak dan Lakukan Patroli Gabungan
![]() |
Foto ilustrasi tentang harimau sumatera dan kamera benak |
SIAK, POTRETNEWS.com - Pascakonflik antara harimau Sumatera dengan manusia di Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak, akhirnya pihak Balai Besar Konservasi dan Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, turun tangan. Oleh tim BBKSDA Riau, kamera jebak (camera trap) pun dipasang di sekitar lokasi konfilk harimau dengan manusia, baru-baru ini. Bukan itu saja, patroli gabungan juga dilakukan di sekitar lokasi.
Kepala BKSDA Riau, Genman Hasibuan mengatakan, pemasangan kamera jebak dan patroli gabungan dilakukan untuk menghadirkan rasa aman bagi masyarakat.
Menurut Genman Hasibuan, BBKSDA Riau juga melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat setempat tentang mitigasi awal terhadap interaksi negatif dengan satwa liar, khususnya harimau sumatera. Selain juga, sebutnya, BBKSDA Riau tetap berkoordinasi dengan para pihak di tingkat tapak, baik dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), pemerintahan desa, maupun dengan TNI/Polri.Seperti diketahui, konflik harimau sumatera dengan manusia terjadi pada Rabu (4/9/24). Menurut informasi yang disampaikan, sekitar pukul 13.45 WIB, Rabu (4/9/24), seorang pekerja kayu bernama Jon Hendri (40) bersama dua temannya sedang istirahat sehabis bekerja.Tiba-tiba seekor harimau sumatera menerkam Jon Hendri. Akibatnya warga Desa Rawa Mekar Jaya ini mengalami luka robek di bagian belakang kepala.Muhammad Amin Nasution

























