Mengerikan, Seorang Nenek Tewas Dililit Ular Sanca, Jasadnya Nyaris Ditelan

<b>Mengerikan, Seorang Nenek Tewas Dililit Ular Sanca, Jasadnya Nyaris Ditelan</b>

Foto hanya ilustrasi.

Kamis, 29 Agustus 2024 12:37 WIB

MUARO JAMBI, POTRETNEWS.com —Sungguh mengerikan. Seorang nenek berusia 57 tahun bernama Hapsah, tewas dililit ular sanca. Jasad perempuan tua itu nyaris ditelan ular raksasa tersebut.

Peristiwa ini terjadi sewaktu Hapsah dan suaminya, M Sapri (66), sedang menyadap getah karet di Desa Ladang Panjang, Kecamatan Sungai Gelam, Muaro Jambi, Jambi. "Iya benar kemarin ada laporan wanita tewas dililit ular sanca," kata Kapolsek Sungai Gelam, Iptu Usaha Sitepu, kemarin, seperti dilansir detik.com.

Menurut Iptu Usaha Sitepu, pada saat kejadian, Hapsah bersama suamibya sedeng beraktifitas di kebun karet. Saat itu sekira pukul 11.45 WIB, Hapsah sedang menyadap getah karet.

Nah, saat asyik menyadap getah karet, tiba-tiba hapsah diserang seekor ular sanca. Ular sanca itu langsung melilit tubuh Hapsah.

Hapsah berusaha berteriak minta tolong kepada suaminya yang kala itu juga sedang menyadap getah karet. Cuma, jarak Hapsah dengan suaminya berjauhan.

Mendengar jeritan minta tolong Hapsah, sang suami pun segera mendekat. "Saat mendatangi sumber suara terlihat korban telah dililit ular sanca serta akan ditelan di bagian kepala," kata Iptu Usaha Sitepu.

Saat suaminya tiba, sambung Iptu Usaha Sitepu, jasad korban sudah mau ditelan ulat tersebut. Sang suami terus berusaha agar jasad istrinya yang sudah lemas tak berdaya itu tidak sampai tertelan masuk ke dalam tubuh ular. Dia terus menarik bagian ekor ular sambil memukulinya. Upayanya itu pun berhasil.

"Sapri memukul bagian ekor yang membuat lilitan ular tersebut lepas dan kabur," kata Iptu Usaha Sitepu.

Setelah peristiwa itu, Sapri segera minta pertolongan warga untuk mengevakuasi istrinya. Kejadian tersebut lalu dilaporkan ke pihak desa, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas setempat

"Korban meninggal dunia setelah berhasil dievakuasi dan sudah dimakamkan," pungkas Iptu Usaha Sitepu.***

Editor:
Muhammad Amin Nasution

Kategori : Peristiwa
wwwwww
www.amsi.or.id