Tak Dapat ”Perahu” di Pilgub, Mantan Gubernur Riau Brigjen TNI (Purn) Edy Natar Nasution Maju sebagai Calon Wali Kota Pekanbaru

<b>Tak Dapat ”Perahu” di Pilgub, Mantan Gubernur Riau Brigjen TNI (Purn) Edy Natar Nasution Maju sebagai Calon Wali Kota Pekanbaru</b>

Pasangan Edy Natar Nasution (kiri)-Destrayani Bibra

Rabu, 28 Agustus 2024 17:42 WIB

PEKANBARU, POTRETNEWS.com - Niat untuk berbuat baik bagi masyarakat, tidak ada batas dan ruang waktu. Setelah gagal maju di Pemilihan Gubernur karena tak dapat "perahu politik", akhirnya mantan Gubernur Riau, Brigjen TNI (Purn) Edy Natar Nasution maju di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Pekanbaru 2024 sebagai calon wali kota.

Meski pun terkesan turun level, hal itu sepertinya tak dipersoalkan Edy Natar Nasution. Karena sebagaimana sering disampaikannya, dia berusaha melakukan yang terbaik untuk pembangunan daerah dan masyarakat. Artinya, jika tak bisa di tingkat provisi, berbuat baik di tingkat kota tak kenapa tidak.

Untuk Pilkada Kota Pekanbaru 2024, Edy Natar Nasution menggandeng Destrayani Bibra sebagai pasangannya. "Saya yakin pasangan ini akan menang di Pilkada Pekanbaru. Saya melihat ada ketulusan di pasangan ini," kata Mamin Nasti, salah seorang warga Pekannaru, Rabu (28/8/24).

Keoptimisan Mamin Nasti bukan tak beralasan. Selain Edy Natar Nasution dekat dengan masyarakat, termasuk tokoh masyarakat dan tokoh agama, mantan Danrem 031/ Wira Bima Pekanbaru itu juga mantap dari sisi religius.

"Yang jelas, saya menilai pak Edy Natar Nasution cocok untuk memimpin Kota Pekanbaru lima tahun ke depan. Semoga beliau terpilih nantinya," harap Mamin Nasti.

Lalu bagaimana tentang sosok pendamping Edy Natar Nasution? Menurutnya, Destrayani Bibra adalah pilihan tepat. Apalagi dalam Pikada Kota Pekanbaru sebelumnya, Destrayani Bibra memiliki massa lumayan banyak.

"Destrayani Bibra kan dulu pernah ikut kontestasi Pilwako Pekanbaru. Lumayaan juga yang memilihnya waktu itu. Pendukung Destrayani Bibra juga punya kesolidan. Apalagi beliau asli Pekanbaru, mantan pejabat di Pemko Pekanbaru pula. Tentu beliau tahu apa yang dibutuhkan masyarakat Kota Pekanbaru," ujar Mamin Nasti.

Seperti diketahui, kepastian pasangan Edy Natar Nasution-Destrayani Bibra untuk maju di Pilkada Kota Pekanbaru 2024 disampaikan Wakil Ketua Bappilu NasDem Provinsi Riau, Dedi Harianto Lubis. Menurutnya, pasangan itu akan mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pekanbaru pada Kamis (29/8/24).

"Pak Edy Natar sudah final maju di Pilwako Pekanbaru dan sudah keluar B1KWK dari DPP. Hari ini diserahkan ke paslon pak Edy Natar-Dastrayani Bibra untuk daftar ke KPU besok," kata Dedy, Rabu (28/8/24).

Diakuinya, awalnya Edy Natar Nasution bakal maju sebagai calon Gubernur Riau. Tapi karena tak ada partai yang mengusung, maka diputuskan maju di Pilwako Pekanbaru usai ada putusan Mahmakah Konstitusi tentang ambang batas suara Pilkada.

"Pak Edy Natar awalnya mau maju sebagai Gubernur, tetapi karena NasDem memilih pak Abdul Wahid-SF Hariyanto, maka DPP NasDem melihat pak Edy Natar juga punya potensi besar maju di Pekanbaru sehingga diputuskan sesuai putusan MK kita usung maju di Pilwako," katanya.

Ikutnya Edy Natar Nasution bertarung di Pilwako Pekanbaru diakuinya memang turun kelas. Namun, keputusan itu dinilai lebih baik melihat antusias masyarakat masih banyak berharap Edy Natar Nasution memimpin di Riau.

"Satu sisi turun kelas, tapi kita memberikan pilihan yang terbaik kepada pek Edy Natar untuk Pekanbaru. Poinnya dari calon yang ada, pasangan ini ideal, tidak ada masalah hukum, tidak ada catatan kelam dan kedua ini figur yang bagus," sebutnya.

Untuk partai koalisi sendiri, selain NasDem dikabarkan ada dua partai lain yang telah siap mengusung. Kedua partai tersebut adalah PPP dan Partai Ummat.

"Koalisi informasi ada dari PPP dan Partai Ummat. Namun NasDem saja sudah bisa daftar sesuai putusan MK," tegasnya.

Untuk diketahui juga, dalam dua hari terakhir informasi akan majunya Edy Natar Nasution-Destrayani Bibra di media sosial, sangat gencar. Bahkan di berbagi WAG sudah tersebar luas. Berbagai tanggapan dengan pendapat pribadi pun bermunculan.***

Editor:
Muhammad Amin Nasution

Kategori : Politik, Pekanbaru
wwwwww
www.amsi.or.id