Home > Berita > Umum

Ingat, Jalur Lintas Riau-Sumbar akan Ditutup Total Selama 8 Jam pada 5 September 2024

<b>Ingat, Jalur Lintas Riau-Sumbar akan Ditutup Total Selama 8 Jam pada 5 September 2024</b>

Kasat Lantas Polres Kampar, AKP Vino Lestari saat mengecek jalan yang amblas di KM 106-107 di Kecamatan XIII Koto Kampar, Kabupaten Kampar.

Senin, 26 Agustus 2024 15:57 WIB

PEKANBARU, POTRETNEWS.com — Ini info penting bagi warga yang mau pergi dari Riau ke Sumatera Barat (Sumbar), atau sebaliknya. Ingat, hari Kamis tanggal 5 September 2025 nanti, jalur lintas Riau-Sumbar akan ditutup total untuk sementara waktu.

Menurut Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Kepolisian Resort (Polres) Kampar, Provinsi Riau, AKP Vino Lestari, penutupan total jalur lintas antar dua provinsi itu diperkirakan akan berlangsung selama delapan jam. Disampaikan, penutupan jalan dilakukan karena ada pengerjaan/pembangunan jembatan bailey atau jembatan rangka baja pra-fabrikasi yang bersifat portabel di di KM 106-107 di Kecamatan XIII Koto Kampar, Kabupaten Kampar. Tepatnya di lokasi jalan yang amblas beberapa hari yang lalu.

“Sebelum pengerjaan jalan amblas di KM 107 Desa Tanjung Alai, akan dipasang/ dibuat bailey agar jalan yang amblas bisa dikerjakan dengan lancar,” kata AKP Vino Lestari, Senin (26/8/24).

Pmbangunan jembatan itu, imbuh AKP Vino Lestari, rencananya dilaksanakan pada Kamis, 5 September 2024 mendatang. Lama pembuatan jembatan memakan waktu 8 jam kerja. Jadi, jalan akan ditutup dari pukul 09.00 WIB, sampai dengan 17.00 WIB.

“Selama penutupan jalan arus lalu lintas Riau-Sumbar, dan Sumbar-Riau akan dialihkan ke lintas tengah melalui Lipat Kain Kuansing (Kabupaten Kuantan Solingingi, red) dan Kiliran Jao,” ujarnya, dilansir jpnn.com.

Diakuinya, sebelum pelaksanaan pembuatan jembatan bailey, nanti akan dilakukan sosialisasi di media sosial dan pemasangan spanduk di titik yang ditentukan, bahwa pada Kamis tanggal 5 September 2024 akan ada pengerjaan jalan amblas dan arus lalu lintas Riau-Sumbar akan dialihkan.

“Kami juga akan berkoordinasi dengan Satlantas Polres 50 Kota, Polda Sumbar tentang pengerjaan jalan amblas di KM 107 Desa Tanjung Alai Kecamatan XIII Koto Kampar mengenai pengalihan arus lalu lintas,” tuturnya.

Seperti diketahui, jalur lintas Riau-Sumbar di KM 106-107 Desa Tanjung Alai, Kecamatan XIII Koto Kampar, Kabupaten Kampa, Riau, amblas pada Selasa 20 Agustus 2024 lalu. Hingga hari ini, Senin (26/8/24), jalan tersebut masih belum bisa dilalui dengan normal. Arus lalu lintas terpaksa macet karena diberlakukannya sistem buka tutup. Sistem ini dilakukan karena setengah dari badan jalan amblas, tergerus air hujan.***

Editor:
Muhammad Amin Nasution

Kategori : Umum
wwwwww
www.amsi.or.id