KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak Gendong Bocah Berpakaian TNI yang Menyambut Kedatangannya di Desa Domo Kampar
![]() |
Momen KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak menggendong bocah berpakaian TNI yang menyambutnya saat tiba di Desa Domo, Kampar, Kamis (22/8/2024). (F-ISTIMEWA) |
KAMPARKIRI HULU, POTRETNEWS.com — Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak secara resmi menutup TMMD ke - 121 Kodim 0313/KPR TA 2024. Saat mendarat di lapangan H Ismail Datuk Imam Porang Desa Domo Kecamatan Kamparkiri, (22/8/24), Maruli Simanjuntak disambut penuh bahagia oleh seluruh elemen masyarakat Desa Domo Kecamatan Kamparkiri.
Ninik mamak, alim ulama, cerdik pandai, tokoh masyarakat, ibu-ibu, anak-anak tampak riang penuh bahagia saat disapa oleh Maruli. Menjelang memasuki mobil nopol: 1-00 berlambang bintang 4 ke arah stadion Gelora 45 Desa Gema Kecamatan Kamparkiri Hulu tempat dilaksanakannya upacara penutupan TMMD ke -121 TA 2024, dengan penuh keakraban, Maruli menghampiri anak-anak yang sudah berbaris rapi menunggu jenderal berbintang empat tersebut.
Maruli Simanjuntak dengan wajah bahagia mengendong bocah berpakaian TNI yang menyambut kedatangannya. Sembari foto bersama, Maruli juga terlihat mengajak dan memotivasi anak-anak untuk selalu bersemangat dalam beraktivitas.Jenderal Maruli Simanjuntak saat menutup secara resmi TMMD ke - 121 Kodim 0313/KPR TA 2024 dengan tema "Darma Bakti TMMD Mewujudkan Percepatan Pembangunan di Wilayah" mengatakan, bahwa TMMD merupakan kegiatan kolaboratif lintas sektor bersama kementerian dan lembaga pemerintah terkait dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat. TMMD bertujuan untuk membantu, mempercepat membangun daerah tertinggal terutama di wilayah terpencil dan terluar agar dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mewujudkan kemanunggalan TNI dan rakyat.Dipaparkan Maruli, kegiatan TMMD melaksanakan beberapa pembangunan, baik pembangunan fisik maupun pembangunan nonfisik. Untuk pembangunan fisik berupa pembangunan infrastruktur, fasilitas umum dan pembangunan fasilitas sosial, seperti: pengupasan dan base jalan sepanjang 9270 meter, pembangunan box culvert, membangun gorong-gorong, rehab tempat ibadah, rehab rumah layak huni, MCK, pembuatan sumur bor, rehab sekolah dan pembangunan infrastruktur lain sebagainya."Sementara untuk pembangunan nonfisik, terdiri dari kegiatan penyuluhan maupun sosialiasi wawasan kebangsaan dan bela negara. Ketahanan nasional, pertanian, perikanan, kamtibmas, pelayanan publik, kebersihan lingkungan, ketahanan pangan harus terus kita lakukan bersama masyarakat. Sasaran nonfisik sangat potensial untuk meningkatkan SDM," kata Maruli.
























