Lagi, "Si Raja Hutan" Sumatera Kembali Menyerang Manusia

<b>Lagi, Si Raja Hutan Sumatera Kembali Menyerang Manusia</b>

Harimau Sumatera

Selasa, 20 Agustus 2024 17:33 WIB

PEKANBARU, POTRETNEWS.com - Konflik antara Harimau Sumatera dengan manusia kembali terjadi di Provinsi Riau. Kali ini "Si Raja Hutan" Sumatera, julukan binatang buas berbulu belang itu, menyerang seorang pekerja bernama Dani (43), pada Sabtu (17/8/24).

Menurut informasi yang dihimpun, peristiwa Hatimau Sumatera menyerang Dani terjadi di kawasan Hutan Tanaman Industri (HTI) di Pulau Muda, Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau.

Waktu itu, Dani bersama dua rekannya sedang istirahat bekerja di sebuah camp di dalam kawasan HTI. Ketika sedang tertidur di malam hari itu, tiba-tiba muncul seekor Harimau Sumatera.

Karena kondisi camp yang dibuat apa adanya, Harimau Sumatera itu pun leluasa masuk ke tempat Dani dan dua rekannya beristirahat. Tak ayal, "Si Raja Hutan" itu pun mencakar Dani yang sedang tidur.

Melihat itu, dua rekannya berusaha menolong. Akhirnya "Si Raja Hutan" tersebut kabur dan menghilang di kegelapan malam. Diperkirakan, harimau tersebut lari ke kawasan hutan yang tak jauh dari lokasi kejadian.

Dani yang mengalami luka serius di bagian kepala akibat cakaran binatang buas itu, segera dibawa rekannya ke rumah sakit Pelalawan. Korban terpaksa mendapat perawatan intensif.

Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, Genman Suhefti Hasibuan mengaku bahwa di daerah tersebut merupakan kawasan jelajah Harimau Sumatera.

Disebutkan, Harimau Sumatera yang menyerang Dani diperkirakan masih berusia remaja. Harimau datang menyerang pada saat Dani dan rekannya sedang tertidur.

Menurutnya, ada kelalaian dalam kasus konflik Harimau Sumatera dan manusia ini. Dimana, korban tidur di dalam camp yang tal layak. Gubuk peristirahatan pekerja HTI itu tak memenuhi standar kelayakan untuk camp lapangan. Sehingga "Si Raja Hutan" leluasa masuk ke dalam camp.

Terkait peristiwa koflik antara binatang dengan manusia itu, untuk sementara waktu aktifitas di kawasan HTI terpaksa dihentikan. Ke depan, pekerja yang ada di daerah itu diharap lebih waspada.

Dan kepada pihak perusahaan HTI dimaksud, pihak BBKSDA Riau mengimbau agar lebih memperhatikan keselamatan pekerjanya yang ada di lapangan. Khususnya tentang tempat peristirahatan yang layak.***

Editor:
Muhammad Amin Nasution

Kategori : Peristiwa, Riau
wwwwww
www.amsi.or.id