Seorang Mantan Bupati di Bali Bersama Istri Ditemukan Tewas di Rumahnya, Polisi Temukan Ada Cairan Mencurigakan

<b>Seorang Mantan Bupati di Bali Bersama Istri Ditemukan Tewas di Rumahnya, Polisi Temukan Ada Cairan Mencurigakan</b>

Suasana di depan rumah mantan Bupati Jembrana Ida Bagus Ardana

Sabtu, 10 Agustus 2024 18:37 WIB

DENPASAR, POTRETNEWS.com - Aparat Kepolisian Daerah (Polda) Bali melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di rumah mantan Bupati Jembrana Ida Bagus Ardana dan istrinya, Ayu Sri Wulan Trisna, yang tewas membusuk.

Berdasarkan hasil olah TKP, petugas polisi menemukan sebuah botol yang diduga berisi cairan mencurigakan, mirip dengan botol semprotan nyamuk, yang ditemukan di kamar Trisna.

"Ada beberapa cairan yang diamankan dari TKP," kata Kepala Bidang (Kabid) Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Bali, Kombes I Nyoman Sukena dilansir detik.com, Sabtu (10/8/24).

Menurut Kombes I Nyoman Sukena, Selain botol tersebut, beberapa cairan misterius lainnya juga disita dan sedang diperiksa Labfor Polda Bali. Sejauh ini Kombes I Nyoman Sukena belum bersedia mengungkap lebih lanjut mengenai benda-benda lain yang turut disita dari rumah Ardana.

"Intinya, Labfor Polda Bali sedang melakukan pemeriksaan dan penyelidikan terkait kasus ini. Hasilnya akan diumumkan setelah pemeriksaan laboratorium selesai," kata Kombes I Nyoman Sukena.

Proses analisis di laboratorium, kata Kombes I Nyoman Sukena, diperkirakan selesai pada Senin mendatang.

Seperti diketahui, Ardana dan istrinya ditemukan tewas di kediamannya Jalan Gurita IV Nomor 6, Kelurahan Sesetan, Denpasar, pada Kamis (8/8). Bupati Jembrana periode 1980-1990 itu ditemukan tewas di dapur, sedangkan istrinya terkunci di kamar.

Menurut Kepala Lingkungan Karya Dharma Kelurahan Sesetan, Putu Gede Igar Bramandita, ketika dia dan tujuh orang lainnya masuk ke dalam rumah, mereka langsung mencium bau busuk.

"Saya masuk dengan tujuh orang, termasuk anak-anaknya (korban). Nah, saya lihat di dapur ada kaki. Lalu, kami cek semua ruangan. Ada satu pintu terkunci (kamar). Begitu kami dobrak, ada satu lagi korban. Istrinya Pak Ardana," kata Putu Gede Igar Bramandita di lokasi kejadian, Kamis (8/8/24).***

Editor:
Muhammad Amin Nasution

Kategori : Hukrim
wwwwww
www.amsi.or.id