Satu dari Dua Helikopter yang Diminta BPBD Riau kepada BNPB RI Sudah Mendarat di Pekanbaru

<b>Satu dari Dua Helikopter yang Diminta BPBD Riau kepada BNPB RI Sudah Mendarat di Pekanbaru</b>

Satu helikopter water bombing jenis Black Hawk telah mendarat di Pekanbaru

Rabu, 07 Agustus 2024 16:36 WIB

PEKANBARU, POTRETNEWS.com - Satu dari dua helikopter yang diminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana Republik Indonesia (BNPB RI), sudah tiba alias mendarat di Kota Pekanbaru. Helikopter untuk water bombing tersebut jenis Black Hawk.

Demikian disampaikan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau, M Edy Afrizal di Pekanbaru, Rabu (7/8/24). Menurutnya, helikopter jenis Black Hawk itu mendarat di Pekanbaru pada Selasa (6/8/24).

Seperti diketahui, didatangkannya helikopter tersebut adalah untuk membantu pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah di Riau. Sebelumnya sudah ada enam helikopter untuk water bombing.

M Edy Afrizal berharap dengan hadirnya helikopter water bombing jenis Black Hawk ini maka proses pemadaman karhutla di Riau semakin cepat terselesaikan.

Dibeberkannya, helikopter water bombing jenis Black Hawk tersebut dikirim dari Australia. Saat ini helikopter tersebut sedang dalam proses verifikasi sebelum dioperasikan untuk pemadaman karhutla di Riau.

“Kami (bersama BNPB, red) akan memeriksa helikopter dan peralatannya sebelum dioperasikan. Proses ini mungkin memakan waktu satu hingga dua hari,” kata M Edy Afrizal.

"Kami sedang mempersiapkannya untuk segera memperkuat satgas udara dalam memadamkan kebakaran," laanjut M Edy Afrizal.

Dalam kesempatan ini, M Edy Afrizal mengungkapkan keunggulan helikopter Black Hawk tersebut. Menurutnya, helikopter ini memiliki keunggulan manuver yang lebih baik dan kecepatan mencapai 90 hingga 100 mil per jam.

Bukan itu saja, imbuhnya, helikopter water bombing jenis Black Hawk juga memiliki daya jangkau sangat luas, dengan waktu penerbangan sekitar empat hingga lima jam.

Sebelumnya diberitakan, BPBD Riau meminta bantuan dua helikopter kepada Pemerintah Pusat dalam hal ini BNPB RI untuk membantu percepatan pemadaman karhutla di Riau. Permintaan itu dikabulkan. Namun baru satu yang telah mendarat di Pekanbaru yakni helikopter water bombing jenis Black Hawk. Sedangkan satu helikopter lagi yakni jenis MI 8 belum sampai ke Riau.***

Editor:
Muhammad Amin Nasution

Kategori : Lingkungan, Riau
wwwwww
www.amsi.or.id