Home > Berita > Umum

Jumlah Hotspot di Riau Semakin Bertambah dan Terbanyak di Sumatera

<b>Jumlah <i>Hotspot</i> di Riau Semakin Bertambah dan Terbanyak di Sumatera</b>

Kebakaran lahan kosong

Senin, 29 Juli 2024 15:50 WIB

PEKANBARU, POTRETNEWS.com - Jumlah hospot (titik panas) kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Provinsi Riau semakin bertambah. Jika sehari sebelumnya sebanyak 73 titik panas, pada hari ini, Senin (29/7/24) bertambah menjadi 98 titik panas.

Sementara itu, untuk wilayah Sumatera, secara leseluruhan jumlah titik panas menurun. Jika sehari sebelumnya sebanyak 218 titik panas, maka pada hari ini, Senin (29/7/24) jumlahnya berkurang menjadi 195 titik panas. Parahnya, dari total hotspot di wilayah Sumatera, ternyata lebih dari separuhnya terdeteksi di wilayah Provinsi Riau.

Hal itu diakui Forecaster On Duty Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru, Deby C di Pekanbaru, Senin (29/7/24).

"Hari ini hotspot terbanyak di Pulau Sumatera terdeteksi di Provinsi Riau jumlahnya 98 titik, yang tersebar di sembilan kabupaten,” terang

Untuk wilayah Provinsi Riau, kata Deby C, hotspot terbanyak terdeksi di Kabupaten Pelalawan sebanyak 38 titik panas. Kemudian disusul Kabupaten Rokan Hilir sebanyak 26 titik panas.

Sebaran terbanyak berikutnya terdeksi di wilayah Kabupaten Indragiri Hilir sebanyak 7 titik panas. Kemudian diikuti Kabupaten Bengkalis sebanyak 6 titik panas.

Seterusnya, Kabupaten Kepulauan Meranti dan Kabupaten Siak masing-masing sebanyak 5 titik panas, Kabupaten Indragiri Hulu dan Kabupaten Rokan Hulu masing-masing sebanyak 4 titik panas, dan Kabupaten Kampar sebanyak 3 titik panas.

Sedangkan untuk wilayah Sumatera, sebaran 195 titik panas tersebut terdeteksi di Provinsi Riau sebanyak 98 titik panas, Provinsi Sumatera Selatan sebanyak 29 titik panas, dan Provinsi Sumatera Utara sebanyak 25 titik panas.

Berikutnya, Provinsi Jambi sebanyak 17 titik panas, Provinsi Bangka Belitung sebanyak 12 titik panas, dan Provinsi Sumatera Barat sebanyak 7 titik panas.

Selanjutnya, diikuti Provinsi Lampung sebanyak 3 titik panas, Provinsi Bengkulu sebanyak 2 titik panas, dan masing-masing 1 titik panas di Provinsi Kepulauan Riau dan Provinsi Aceh.***

Editor:
Muhammad Amin Nasution

Kategori : Umum
wwwwww
www.amsi.or.id