*Operasi Antik Lancang Kuning 2024

Dua Hari Berturut-Turut, Polda Riau Gelar Razia Narkoba di Dua Lokasi yang Dijuluki ”Kampung Narkoba” Pekanbaru

<b>Dua Hari Berturut-Turut, Polda Riau Gelar Razia Narkoba di Dua Lokasi yang Dijuluki ”Kampung Narkoba” Pekanbaru</b>

Petugas Ditresnarkoba Polda Riau menggelar razia narkoba di dua lokasi di Pekanbaru, anjing pelacak turut dikerahkan.

Jum'at, 26 Juli 2024 20:03 WIB

PEKANBARU,  POTRETNEWS.com — Dua hari berturut-turut, aparat polisi dari Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Kepolisian Daerah (Polda) Riau menggelar razia di dua lokasi yang dijuluki "kampung narkoba" di Pekanbaru yakni Kampung Dalam dan Pangeran Hidayat. Sembilan orang terlibat narkoba berhasil diamankan.

Menurut Direktur Reserse Narkoba Polda Riau, Kombes Pol Manang Soebeti, Jumat (26/7/24), razia narkoba di dua lokasi yang berada di tengah Kota Pekanbaru itu digelar dalam rangka Operasi Antik Lancang Kuning 2024. "Dalam operasi razia narkoba selama dua hari ini, kita mengamankan sembilan orang di dua lokasi. Di jalan Pengeran Hidayat dan Kampung Dalam," kata Manang Soebeti.

Ditegaskannya, pihaknya tak ingin ada lagi sebutan kampung narkoba di Riau. Karena itu, pihaknya akan terus menerus memantau pergerakan semua orang di Kampung Dalam dan Pangeran Hidayat yang dijuluki kampung narkoba oleh masyarakat Pekanbaru.

"Selama masih ada peredaran di dua daerah itu, akan terus kami sikat, tidak ada ampun. Ini sebagaimana perintah bapak Kapolda Riau Irjen Mohammad Iqbal yang tidak ingin ada kampung narkoba di Riau, khususnya di Kota Pekanbaru," ujar Manang Soebeti.

Dijelaskannya, pada Kamis (25/7/24) tim menyasar salah satu gang di kawasan Pangeran Hidayat. Di sana, petugas mengamankan dua pria berinisial Je (35) dan Do (34) yang positif mengonsumsi narkoba. Selain itu, petugas juga menyita delapan paket kecil diduga sabu dan satu unit handphone.

Sementara tim lainnya menyisir ke Kampung Dalam. Hasilnya, satu orang berinisial AAS (29) diamankan setelah hasil tes urine memunjukkan dia positif mengonsumsi narkoba. Saat itu, petugas menyita 23 paket kecil diduga sabu.

Seperti diketahui, sehari sebelumnya, pada Rabu (24/7/24), polisi telah lebih dulu menyisir Pangeran Hidayat. Puluhan orang personel dikerahkan dalam operasi tersebut. Bahkan, anjing pelacak juga ikut dilibatkan saat razia.

Ada dua tim diturunkan dalam razia tersebut. Tim pertama berhasil mengamankan empat orang berinisial Ma (49), Er (43), Ang (22) dan HW (39). yang semua positif mengonsumsi narkoba sesuai hasil tes urine.

Nah, untuk tim kedua, sebanyak tiga orang berhasil diamankan yakni berinisial RI (29), BI (26) dan BH (17). Ketiga orang ini juga dinyatakan positif mengonsumsi narkoba.

Razia yang digelar di wilayah itu, petugas berhasil menyita tiga paket sedang dan enam paket kecil diduga sabu, serta uang diduga palsu pecahan Rp50 ribu sebanyak dua lembar,

"Untuk barang bukti awalnya kita menduga sabu, namun setelah dicek oleh tim Dokpol Polda Riau yang juga ikut dalam operasi ini, ternyata serbuk putih itu adalah tawas," kata Manang Soebeti.

Manang Soebeti menyebutkan, untuk kepentingan pemeriksaan lebih lanjut, sebagian tersangka diproses di Polda Riau. Sebagian lagi ditahan di Polresta Pekanbaru.***

Editor:
Muhammad Amin Nasution

Kategori : Hukrim, Riau
wwwwww
www.amsi.or.id