Riau Dapat Bantuan Helikopter dan Pesawat untuk Tangani Karhutla

<b>Riau Dapat Bantuan Helikopter dan Pesawat untuk Tangani Karhutla</b>

Riau mendapat bantuan helikopter dannpesawat untuk penanganan kebakaran hutan dan lahan

Rabu, 24 Juli 2024 16:32 WIB

PEKANBARU, POTRETNEWS.com - Provinsi Riau mendapatkan bantuan tujuh unit helikopter dan pesawat dari Pemerintah Pusat, Rabu (24/7/24). Bantuan tersebut akan dimanfaatkan untuk penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Provinsi Riau.

Menurut Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau,M Edy Afrizal, bantuan helikopter tersebut digunakan untuk pelaksanaan water bombing dan patroli. 

“Jadi di Riau hingga saat ini sudah ada enam helikopter dan satu pesawat yang bisa digunakan untuk mengatasi karhutla. Nantinya juga akan ada tambahan satu unit helikopter lagi di Riau, bantuan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB),” kata Edy Afrizal, Rabu (24/07/24). 

Lebih jauh Edy Afrizal menjelaskan, untuk mengatasi karhutla pihaknya telah menyiapkan peralatan yang sewaktu-waktu dapat digunakan. Karena memang setiap tahun, pihaknya selalu menyiapkan peralatan untuk penanganan karhutla.

“Kalau peralatan pemadaman dan personil selalu siap, karena memang sudah cukup lengkap peralatan di Riau. Jika nantinya kurang, kita juga bisa meminta bantuan dari Pemerintah Pusat,” kata Edy Afrizal.

Dirincikannya, sejak Januari 2024 hingga saat ini, tercatat sudah 745,42 hektare luas lahan terbakar di Provinsi Riau. Luas lahan terbakar tersebut tersebar di kabupaten/kota di Riau. Saat ini karhutla sudah ditemukan di 12 kabupaten/kota di Riau. 

Menurutnya, daerah yang terluas terjadi karhutla yakni di Kota Dumai dengan 236 hotspot dan 36 fire spot dan lahan yang terbakar seluas 189,60 hektar.

Selanjutnya, sambung Edy Afrizal, adalah Kabupaten Kepulauan Meranti dengan 339 hotspot dan 25 fire spot. Sedangkan lahan yang terbakar mencapai 145,64 hektar.

Berikutnya adalah Kabupaten Pelalawan terdapat 165 hotspot, 17 titik api dan lahan yang terbakar seluas 128,23 hektar.***

Editor:
Muhammad Amin Nasution

Kategori : Lingkungan
wwwwww
www.amsi.or.id