Sepekan ke Depan, Harga Jual Kelapa Sawit di Tingkat Petani Riau Anjlok 0,67 Persen
![]() |
Selama sepekan ke depan, harga TBS kelapa sawit di tingkat petani Riau mengalami penurunan |
PEKANBARU, POTRETNEWS.com - Selama sepekan ke depan, 24-30 Juli 2024, harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit di tingkat petani Riau mengalami penurunan. Penurunan tertinggi terjadi di kelompok umur 9 tahun yakni Rp 20,21 per kilogram atau mencapai 0,67% persen dari harga sebelumnya.
Demikian disampaikan Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Riau, Syahrial Abdi, di Pekanbaru, Selasa (23/7/24). Menurutnya, harga terbaru penjualan TBS kelapa sawit itu ditetapkan berdasarkan hasil rapat penetapan harga kelapa sawit yang dilakukan Dinas Perkebunan Riau bersama tim penetapan harga kelapa sawit mitra plasma.
Disebutkan, dengan anjloknya harga TBS di kelompok umur 9 tahun sebesar Rp 20,21 perkilogram, maka harga pembelian TBS kelapa sawit do tingkat petani Riau untuk periode sepekan ke depan turun menjadi Rp 3.012,70 per kilogram.Terkait harga cangkang kelapa sawit, kata Syahrial Abdi, harganya Rp 19,03 per kilogram. Harga tersebut berlaku untuk sebulan ke depan. Menurutnya, untuk periode ini, indeks K yang dipakai adalah indeks K untuk 1 bulan ke depan yaitu 91,96 persen persen.Sementara itu, harga penjualan Crude Palm Oil (CPO) minggu ini turun sebesar Rp 146,51. Dan untuk kernel, selama sepekan ke depan harganya naik sebesar Rp 211,84 per kilogram.Syahrial Abdi mengatakan, ada beberapa Pabrik Kelapa Sawit (PKS) yang tidak melakukan penjualan, berdasarkan permentan nomor 01 tahun 2018 pasal 8 maka harga CPO dan kernel yang digunakan adalah harga rata-rata tim, apabila terkena validasi 2 maka digunakan harga rata-rata KPBN. Harga rata-rata CPO KPBN periode ini adalah Rp 12.710,75 dan harga rata-rata kernel KPBN periode iniadalah Rp 8.430,00.Muhammad Amin Nasution

























