27 Hotspot Karhutla Terdeksi di Riau, Udara Kota Pekanbaru dan Sekitarnya Tidak Sehat

<b>27 Hotspot Karhutla Terdeksi di Riau, Udara Kota Pekanbaru dan Sekitarnya Tidak Sehat</b>

Petugas sedang berusaha memadamkan api yang membakar lahan

Senin, 22 Juli 2024 23:40 WIB

PEKANBARU, POTRETNEWS.com - Udara kota Pekanbaru, Provinsi Riau mulai tidak sehat. Ini seiring dengan munculnya asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah daerah Provinsi Riau.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru mendeteksi ada 27 titik panas (hot spot) karhutla di wilayah Provinsi Riau. Seluruh titik panas tersebut tersebar di lima kabupaten/kota. 

Menurut Forecaster on duty BMKG Pekanbaru, Gita Dewi S, titik panas terbanyak berada di Kabupaten Indragiri Hulu dengan 14 titik.

"Di Kabupaten Kepulauan Meranti dua titik, Kabupaten Pelalawan tiga titik, Kabupaten Rokan Hilir tujuh titik, Kabupaten Siak satu titik, dan Kabupaten Indragiri Hulu 14 titik," kata Gita Dewi S, Senin (22/7/24).

Dijelaskannya, jarak pandang untuk Lota Pekanbaru dan sekitarnya berkisar antara 8 hingga 9 kilometer.

Khusus untuk Kota Pekanbaru sendiri, cuaca di ibukota Provinsi Riau tersebut dan daerah di sekitarnya berkabut dan berawan. Hujan dengan intensitas ringan diprediksi terjadi di sebagian wilayah tertentu.

Berdasarkan informasi partikulat, kelayakan udara di Kota Pekanbaru dan daerah di sekitarnya tergolong kurang baik. Grafik menunjukkan angka 69,30 µgram/m3 menyentuh garis kuning dengan kategori tidak sehat.***

Editor:
Muhammad Amin Nasution

Kategori : Peristiwa, Riau
wwwwww
www.amsi.or.id