Pemkot Pekanbaru Bayar Rp95 Miliar ke BPJS Untuk Biaya Kesehatan Warga

Pemkot Pekanbaru Bayar Rp95 Miliar ke BPJS Untuk Biaya Kesehatan Warga

Pasien rumah sakit sedang menunggu antrean.

Senin, 15 Juli 2024 04:31 WIB

PEKANBARU, POTRETNEWS.com — Sekretaris Daerah Kota (Sekdakot) Pekanbaru, Indra Pomi Nasution mengatakan, Pemerintah Kota Pekanbaru telah membayar sekitar Rp95 miliar ke BPJS Kesehatanan untuk biaya kesehatan warga. Sejauh ini progresnya telah mencapai 98,62 persen.

"Sejak 1 Juli 2023, kami sudah menerapkan program Universal Health Coverage (UHC). Tahun ini, progresnya sudah mencapai 98,62 persen. Bila masyarakat butuh pelayanan kesehatan langsung dapat dilayani dengan menggunakan KTP," kata Indra Pomi Nasution, Minggu (14/7/24). Seperti diketaui. Pemkot Pekanbaru harus menyiapkan anggaran sekitar Rp95 miliar untuk program UHC pada tahun depan. Pemkot berupaya agar biaya kesehatan itu bisa ikut ditanggulangi Pemprov Riau.

Menurut Sekdako Pekanbaru, UHC tidak mudah dicapai. Untuk mewujudkannya, Pemko Pekanbaru harus bersusah payah. Karena, UHC ini diwujudkan dalam kondisi keuangan masa lalu yang tidak baik.

Walaupun kondisi keuangan tidak baik, tahun ini Pemko Pekanbaru tetap bisa menganggarkan Rp42 miliar untuk program UHC.

"Kami harus membayar BPJS Kesehatan Rp95 miliar pada tahun depan. Saya minta Dinas Kesehatan (Dinkes) harus berpikir keras agar kita tak mengeluarkan anggaran sebanyak itu," katanya.

Menurut Sekdako, Dinkes harus meminta budget sharing (berbagi anggaran) dari Pemprov Riau. Pemko juga harus memperbarui Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Tujuannya agar sebagian biaya UHC itu tidak dibayar menggunakan anggaran Pemko, melainkan Pemerintah Pusat.***

Editor:
Muhammad Amin Nasution

wwwwww
www.amsi.or.id