Kisah Tragis Seorang Mahasiswi Peraih Cumlaude Asal Pelalawan Provinsi Riau Tewas Mengenaskan Dua Hari Jelang Wisuda

Kisah Tragis Seorang Mahasiswi Peraih Cumlaude Asal Pelalawan Provinsi Riau Tewas Mengenaskan Dua Hari Jelang Wisuda

Lokasi tempat kecelakaan yang merenggut nyawa Wildan Rochmawati

Senin, 08 Juli 2024 20:43 WIB

PEKANBARU, POTRETNEWS.com - Ini adalah kisah tragis yang benar-benar memilukan. Bayangkan, dua hari lagi akan wisuda, tahunya mahasiswi peraih Cumlaude ini tewas mengenaskan di jalan raya. Dia adalah Wildan Rochmawati, mahasiswi berprestasi asal Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau.

Seperti diketahui, Wildan Rochmawati merupakan mahasiswi jurusan Ilmu Sejarah Universitas Negeri Semarang (Unnes) Jawa Tengah. Dia tewas setelah sepeda motor yang dikendarainya bertabrakan dengan Feeder Trans Semarang di Gunungpati, pada Minggu (7/7/24). Gadis berusia 22 tahun ini meninggal tragis dua hari jelang dia wisuda pada Selasa (9/7/24).

Di kalangan kampus, sosok Wildan Rochmawati dikenal mahasiswi yang tekun selama menjalani kuliah. Bahkan dia merupakan lulusan termuda di fakultasnya.

Hal dibenarkan Ketua Progdi Ilmu Sejarah, Mukhamad Shokkeh. Disebutkannya, Wildan Rochmawati adalah mahasiswi semester 8 yang merupakan angkatan tahun 2020.

"Wildan merupakan wisudawan tepat waktu dan kategori termuda usia 22 tahun dan akan wisuda besok," kata Mukhamad Shokkeh, dilansir detik.com, Senin (8/7/24).

Dia pun tak memungkiri bahwa Wildan Rochmawati merupakan mahasiswa yang rajin. Hal itu ditunjukkan belum genap semester 8 sudah menyelesaikan kuliahnya.

"Wildan merupakan wisudawan cumlaude dengan indeks prestasi komulatif (IPK) 3,67. Almarhum menyelesaikan masa kuliahnya tiga tahun delapan bulan. Artinya dia termasuk tekun dan rajin," imbuhnya.

Dikatakan wanita asal Pelalawan Riau ini sudah menyelesaikan tugas keluarga yakni menyelesaikan kuliah. Sembari menunggu wisuda almarhum pernah menyampaikan bekerja sebagai pengajar di Ruang Guru.

"Lulus tepat waktu langsung bekerja. Di mata saya almarhumah dikenal rajin tekun, komunikasi dengan dosen bagus. Dan melaksanakan apa yang ditugaskan," tuturnya.

Sekilas kronologi peristiwa tragis yang merenggut nyawa Wildan Rochmawati. Saat itu, korban mengendarai sepeda motor Beat bernopol H 5526 BEE menabrak feeder Trans Semarang bernopol H7083OG yang dikendarai Ibnu Sutowo.

Menurut Kasubnit II Unit Gakkum Satlantas Polrestabes Semarang, Ipda Agus Trihandoko, kecelakaan naas itu terjadi pukul 10.30, Minggu (7/7/24). Saat itu korban dari arah Trangkil bertabrakan dengan Feeder dari arah berlawanan.

"Sepeda motor itu jatuhnya di jalur Feeder. Informasinya pengendara habis menyalib dan jatuh di jalur lawan," tuturnya.

Menurutnya, kecepatan feeder itu masih normal. Namun karena jalannya berliku membuat Feeder susah menghindari sepeda motor itu. "Untuk kecepatan masih kami selidiki," tuturnya.

Ipda Agus menjelaskan korban meninggal dunia akibat mengalami cedera kepala berat. Korban menabrak sisi kanan depan Feeder. "Sekarang sopir sedang diperiksa dan statusnya sebagai saksi" tegasnya.***

Editor:
Muhammad Amin Nasution

Kategori : Hukrim
wwwwww
www.amsi.or.id