Pembunuh Anak Umur Dua Tahun yang Ditikam Pakai Badik di Inhil Provinsi Riau Berhasil Diringkus

Pembunuh Anak Umur Dua Tahun yang Ditikam Pakai Badik di Inhil Provinsi Riau Berhasil Diringkus

Riski Saputra alias Acok, tersangka pembunuh anak umur dua tahun bernama Fitri Handayani, kini diamankan di Polsek Tempuling.

Kamis, 04 Juli 2024 15:42 WIB

INDRAGIRI HILIR, POTRETNEWS.com — Seorang tersangka pembunuhan anak umur dua tahun bernama Fitri Handayani, yang ditikam pakai badik di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Provinsi Riau, berhasil diringkus aparat polisi setempat pada Kamis (4/7/24) dinihari. Sang pembunuh bernama Riski Saputra alias Acok (21) kini mendekam di ruang tahanan Kepolisian Sektor (Polsek) Tempuling.

Hal itu diakui Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Inhil, AKBP Budi Setiawan kepada wartawan, Kamis (4/7/24). “Setelah ditangkap, (tersangka, red) pelaku mengakui telah melakukan pembunuhan tersebut menggunakan badik,” kata AKBP Budi Setiawan, dilansir jpnn.com. Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk baju dan celana yang dipakai pelaku saat kejadian, serta badik yang digunakan untuk membunuh Fitri Handayani.

“Motif pelaku karena saat itu sedang mabuk. Dia melakukan penyerangan secara acak,” beber Budi.

Akibat perbuatan itu, Riski Saputra alias Acok disangkakan dengan Pasal 338 Jo Pasal 354 ayat (1) dan (2) Jo Pasal 353 ayat (2) dan (3) Jo Pasal 351 ayat (2) dan (3) KUHPidana.

Kapolres menjelaskan, kasus penikaman hingga menewaskan anak umur dua tahun terjadi di Jalan Bandara, Kelurahan Sungai Salak, Kecamatan Tempuling, Inhil, Riau, pada Rabu (3/7/24) malam.

Saat itu, Fitri Handayani yang dibawa oleh orang tuanya tengah dalam perjalanan pulang menggunakan sepeda motor. Di tengah perjalanan, tiba-tiba seorang pria tidak dikenal memakai kaos merah maroon dan celana jins hitam muncul dari pinggir jalan.

Pria tersebut langsung menyerang menggunakan badik. Ujung badik mengenai dada kanan Fitri Handayani yang saat itu berada di posisi depan motor. Darah segar pun mengucur dari luka tusukan.

Tak membuang waktu, Fitri Handayani segera dibawa kedua orang tuanya ke Puskesmas terdekat untuk mendapatkan pertolongan. Namun, nyawa korban tidak terselamatkan. Fitri Handayani dinyatakan meninggal dunia dalam perjalanan akibat pendarahan hebat.***

Editor:
Muhammad Amin Nasution

Kategori : Hukrim, Inhil
wwwwww
www.amsi.or.id