Dewan Pers Desak Kapolri dan Panglima TNI Usut Tuntas Kebakaran Rumah Wartawan di Sumut yang Menewaskan Empat Orang

Dewan Pers Desak Kapolri dan Panglima TNI Usut Tuntas Kebakaran Rumah Wartawan di Sumut yang Menewaskan Empat Orang

Dewan pers menggelar konferensi pers terkait peristiwa kebakaran rumah wartawan di Sumut yang menewaskan empat orang.

Selasa, 02 Juli 2024 16:51 WIB

JAKARTA, POTRETNEWS.com — Peristiwa kebakaran rumah wartawan bernama Sampurna Pasaribu di Kabupaten Karo, Sumatera Utara yang menewaskan empat orang mendapat sorotan Dewan Pers. Tetkait kasus ini, Dewan Pers mendesak Kapolri dan Panglima TNI untuk mengusut tuntas kebakaran tersebut.

Permintaan untuk mengusut peristiwa kebakaran rumah wartawan itu juga disampaikan Totok kepada Panglima TNI berikut Pangdam I/Bukit Barisan. Tak hanya itu, dia pun menyebut telah meminta perlindungan terhadap para saksi dan korban. "Dewan Pers meminta Panglima TNI dan Pangdam membentuk tim untuk mengusut kasus ini secara terbuka dan imparsial. Dewan Pers meminta kepada Komnas HAM dan LPSK untuk turut serta secara melakukan upaya investigasi dan memberikan perlindungan yang dianggap perlu kepada keluarga korban," ujar Totok.

Dikatakan, peristiwa ini sangat disesalkan Dewan Pers. "Dewan Pers sangat menyesalkan terjadinya kebakaran yang merenggut nyawa tersebut," pungkasnya.

Seperti diketahui, hingga kini polisi telah memeriksa 16 saksi terkait insiden kebakaran yang menewaskan satu keluarga di Kabupaten Karo, Sumatera Utara (Sumut). Saksi itu terdiri dari keluarga hingga warga yang melihat kebakaran tersebut.

"Ada lebih dari 16 saksi yang sudah dimintai keterangan. Saksi-saksi tentunya yang melihat, yang mengetahui, ada di TKP, keluarga. Kemudian proses autopsi juga sudah dilakukan, penyebab kematian karena terbakar," kata Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Hadi Wahyudi dilansir detik.com, Senin (1/7/24).

Terkait kabar yang beredar bahwa kebakaran itu diduga dipicu karena permasalahan pemberitaan judi, mantan Kapolres Biak Papua itu mengatakan pihaknya masih menyelidikinya. Untuk diketahui, Sampurna merupakan wartawan di salah satu media online.

"Polisi bekerja tentu berdasarkan fakta-fakta yang ada di lapangan, tidak berdasarkan opini ataupun asumsi, tapi semua ini kita buktikan secara ilmiah. Proses masih terus berjalan," sebutnya.

Informasi kebakaran itu diterima Damkar sekira pukul 03.40 WIB, Kamis (27/6). Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Karo Gelora Fajar Purba mengatakan peristiwa itu terjadi di Jalan Nabung Surbakti, Kecamatan Kabanjahe.

Disampaikan Gelora, dalam peristiwa itu empat orang meninggal. Keempat korban adalah Sampurna Pasaribu (40), Efrida Ginting (48), Sudi Investi Pasaribu (12), dan Loin Situngkir (3). Para korban ini merupakan istri, anak, dan cucu Sampurna.***

Editor:
Muhammad Amin Nasution

Kategori : Hukrim
wwwwww
www.amsi.or.id