Kapal Bermuatan 34 Wisatawan Tenggelan di Laut Dekat Pulau Mursala Tapteng, Tiga Orang Meninggal

Kapal Bermuatan 34 Wisatawan Tenggelan di Laut Dekat Pulau Mursala Tapteng, Tiga Orang Meninggal

Proses evakuasi korban kapal tenggelam di laut dekat Pulau Mursala, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara.

Minggu, 30 Juni 2024 05:03 WIB

SIBOLGA, POTRETNEWS.com - Sebuah kapal wisata yang membawa rombongan Gereja Retreat Permata GBKP Berastagi Rg Cinta Rakyat 2024 Kabupaten Karo dan rombongan keluarga dari Kabupaten Asahan dan Batubara, tenggelam di laut dekat Pulau Mursala, Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara (Sumut). Tiga orang dilaporkan meninggal.

Demikian dikatakan Kapolres Tapteng, AKBP Basa Emden Banjarnahor saat dikonfirmasi wartawan, Sabtu (29/6/24).

Diterangkan, kapal naas itu teggelam pada Sabtu (29/6/24) siang. Di dalam kapal terdapat sekitar 34 penumpang, dua orang pemandu wisata dan wisata dengan dua ABK.

Para pengunjung itu terdiri dari 28 orang jemaat Gereja Retreat Permata GBKP Berastagi Rg Cinta Rakyat 2024 Kabupaten Karo dan enam rombongan keluarga dari Kabupaten Asahan dan Kabupaten Batubara.

Kapal berangkat dari Pantai Indah Pandan, Kecamatan Pandan menuju Pulau Mursala sekira pukul 10.30 WIB. Kemudian, sekira pukul 10.50 WIB, kapal Dolpin dengan nomor Lambung 70 itu mengalami kebocoran hingga air masuk ke dalam kapal.

Kemudian sekira pukul 11.00 WIB, kapal tersebut tenggelam di sekitar Pulau Situngkus dan Pulau Mursala.

Menurut keterangan saksi, penumpang kapal sempat berupaya mengeluarkan air dari dalam kapal. Tapi usaha itu tak berhasil. Air semakin banyak masuk. Tak lama kemudian, kapal pun tenggelam

Dalam petistiwa ini, tiga orang meninggal. Ketiga korban masing-masing bernama Fahri (11), Irma Yulita (38) dan Ratna, merupakan rombongan keluarga dari Kabupaten Asahan dan Kabupaten Batubara.

"Korban selamat dari GBKP Berastagi sebanyak 28 orang. Lalu, enam orang penumpang dari Asahan, sebanyak tiga orang selamat dan tiga orang meninggal. Korban meninggal disemayamkan di ruang jenazah RSUD Pandan menunggu pihak keluarga," kata Kapolres, seperti dilansir detik.com.***

Editor:
Muhammad Amin Nasution

Kategori : Peristiwa
wwwwww
www.amsi.or.id