Pj Gubernur Riau Terima Penghargaan P4GN dari BNN RI

Rabu, 26 Juni 2024 20:02 WIB
Advertorial
pj-gubernur-riau-terima-penghargaan-p4gn-dari-bnn-riPj Gubernur Riau SF Hariyanto menerima piagam penghargaan P4GN dari Kepala Badan Narkotika Nasional, Komjen Pol Marthinus Hukom, Rabu (26/06/2024). (F-IST)

PEKANBARU,POTRETNEWS.com — Pj Gubernur Riau (Gubri) SF Hariyanto menerima piagam penghargaan Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) dari Badan Narkotika Nasional (BNN), Rabu (26/06/2024). Pada kesempatan tersebut, Kepala BNN RI Komjen Pol Marthinus Hukom menyerahkan selangsung piagam penghargaan dengan nomor : KEP/678/VI/KA/PM.00/2024/BNN.

Selain Pj Gubri, beberapa instansi Pemerintah dan pihak swasta lainnya seperti Badan Nasional Pengelola Perbatasan, Kapolda Riau, dan PT Ujung Jaya International juga turut mendapat piagam penghargaan dari BNN.

“Peringatan Hari Anti Narkoba ini menjadi momentum untuk kita berintrospeksi terhadap berbagai kebijakan dan penanganan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba,” ucap Marthinus di SKA Co-Ex.

Dikatakannya, piagam tersebut merupakan bentuk apresiasi BNN RI kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau atas komitmen dan jasanya dalam rangka mewujudkan Indonesia bersih dari narkoba (Bersinar).

Hal ini dibuktikan dengan dikeluarkannya Peraturan Gubernur Riau No 13 tahun 2022 tentang integrasi pendidikan anti narkoba pada kurikulum satuan pendidikan menengah dan satuan pendidikan khusus, hingga pembentukan Desa Bersinar di 10 Desa yang di inisiasi oleh BNN Provinsi Riau yang bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten dan Desa.

Lebih lanjut, Marthinus memandang, dalam upaya memberantas narkoba, diperlukannya kerja sama, sinergisitas dan koordinasi yang baik dari seluruh stakeholder.

Selain itu, ia juga berpesan kepada seluruh lapisan masyarakat untuk selalu mewaspadai dan menjauhkan diri dari barang haram tersebut.

“Kami tidak akan berhenti mengajak semua pihak mulai dari pimpinan instansi pusat hingga daerah, pelaku usaha, tokoh masyarakat, akademisi dan masyarakat untuk sama-sama menjaga komitmen gerakan perlawanan penggunaan dan peredaran gelap narkoba,” tuturnya.

Sementara itu, Pj Gubri SF Hariyanto mengatakan Pemerintah Provinsi Riau memiliki komitmen besar untuk mencegah penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba dengan melakukan pengembangan inovasi edukatif integrasi pendidikan anti narkoba pada kurikulum satuan pendidikan.

"Di mana komitmen Pemprov Riau telah tertuang dalam Peraturan Gubernur Riau No 13 tahun 2022 tentang Integrasi Pendidikan Anti Narkoba pada Kurikulum Satuan Pendidikan Menengah dan Satuan Pendidikan Khusus," sebutnya.

Begitu juga dengan pembentukan Desa Bersinar di 10 Desa yang diinisiasi oleh BNNP Riau yang bekerja sama dengan pemerintah kabupaten dan desa. 10 desa itu, merupakan pilot project dan percontohan pelaksanaan Desa Bersinar. Di mana, pemerintah desa menjadi motor dalam pelaksanaan pencegahan dan pemberantasan narkoba di wilayahnya.

"Kegiatan yang dilakukan melalui sosialisasi kepada masyarakat, pembentukan agen pemulihan, serta menjadi perpanjangan tangan BNN dalam pelaksanaan P4GN. Kami berharap kedepannya semakin banyak desa di Provinsi Riau dapat aktif dan berkomitmen melaksanakan Program Desa Bersinar di wilayahnya," ucapnya.

SF Hariyanto berharap melalui peringatan Hari Anti Narkotika Internasional 2024, dapat membentengi dan melindungi generasi penerus bangsa dari bahaya Narkoba. Lalu, bisa menciptakan generasi yang bersih dari narkoba untuk menciptakan SDM yang unggul.

"Kami juga ingin mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah ikut berpartisipasi dan berkontribusi membantu Pemerintah Provinsi Riau dalam melaksanakan pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan, dan peredaran gelap Narkotika," ujarnya.

"Semoga melalui peringatan Hari Anti Narkotika Internasional 2024 bisa menjadi momentum dalam meningkatkan komitmen bersama untuk mewujudkan Provinsi Riau yang bersih dari Narkoba," tandas Pj Gubri.***(Adv)

Kategori : Pemerintahan, Riau
wwwwww
www.amsi.or.id