Home > Berita > Umum

Sejumlah Perguruan Tinggi di Riau Dukung Pemerintah Cetak Wirausaha Muda di Kalangan Mahasiswa

Sejumlah Perguruan Tinggi di Riau Dukung Pemerintah Cetak Wirausaha Muda di Kalangan Mahasiswa

Ilustrasi

Selasa, 25 Juni 2024 15:27 WIB

PEKANBARU, POTRETNEWS.com - Sejumlah perwakilan perguruan tinggi di Riau mengadakan pertemuan Forum Pengelola Perguruan Tinggi se Indonesia, di Univesitas Lancang Kuning (Unilak), Pekanbaru, Senin (24/6/24). Dalam pertemuan itu disepakati, perguruan tinggi mendukung pemerintah mencetak wirausaha muda di kalangan mahasiswa.

Pada pertemuan bertema "Membangun Jiwa Kewirausahaan di Perguruan Tinggi" ini hadir sejumlah narasumber. Di antaranya Rektor Unilak Prof Dr Junaidi SS M.Hum, Drs Agus Syarif MBS dari Universitas Jambi (Unja).

Peserta pertemuan sebanyak 110 orang berasal dari mahasiswa, dosen, dan perwakilan perguruan tinggi. Beberapa perguruan tinggi yang hadir yaitu, Sekolah Tinggi Pariwisata Riau, Institute Azzura Pekanbaru, Institut Helvetia Pekanbaru, Universitas Pasir Pangaraian dan lain lain.

Dalam pemaparannya, Prof Dr Junaidi menyebut mata kuliah kewirausahaan di Unilak telah diterapkan di setiap fakultas. Selain itu, juga telah mengadakan kegiatan pameran di tiap fakultas untuk produk hasil karya mahasiswa

"Kita berharap penerapan program kewirausahaan di kampus, mahasiswa ikut pameran, lolos pendanaan hibah dikti, mampu membuka pola pikir sehingga mahasiswa saat di bangku kuliah memiliki kemampauan kewirausahaan yang mendorong terciptanya lapangan kerja baru," kata Junaidi.

"Yang paling sering itu kan kendala modal, namun pemerintah di DIKTI melalui program hibah, itu telah menyediakan banyak anggaran, maka kita perguruan tinggi harus mampu merebut itu," sambung Junaidi.

Sementara itu, Drs Agus Syarif MBS dalam kesempatan tersebut mengatakan, dalam proses pengembangan kewirausahaan, softskill-nya harus didahulukan.

"Kita orang timur maka etika bisnis itu yang didahulukan. Saat ini dunia industri harus membimbing mahasiswa yang memilik latar belakang dari lintas fakultas, dan untuk mendukung program kewirausahaan eranya base project learning," kata Agus Syarif.

Diutarakannya, di Unja tahun 2024 mengalami peningkatakan dalam menerima hibah program kewirausahaan dari DIKTI.

"Saya mendengar Unilak mampu meloloskan 8 tim yang lolos, saya apresiasi. Perlu diketahui, membangun kewirausahaan tidak hanya untuk mencerdaskan mahasiswa dan pendidik, tapi harus mampu mensejahterakannya," sebut Agus Syarif.

Lebih jauh diungkapkannya, mahasiswa dengan dinamika (latar belakang) jika mereka diarahkan untuk lebih berbuat kreativitas justru muncul dan berhasil. Maka dosen dan perguruan tinggi harus kreatif, dengan program MBKM membuka  peluang bagi mahasiswa untuk menghasilkan karya dan mampu mensejahterakan.

"Salah satu hasil produk olahan hasil kreativitas mahasiswa Jambi yang lolos hibah adalah mengelola limbah jok motor bekas yang banyak ditemukan di salon motor/mobil yang tidak terpakai kemudian diubah menjadi tas. Dan ini lolos. dan telah mampu dijual," ujar Agus Syarif.

Seperti diketahui, sejumlah topik yang dibahas dalam pertemua itu, berlangsungmenarik. Berbagai isu dan persoalan silih berganti ditanyakan kepada pemateri.***

Editor:
Muhammad Amin Nasution

Kategori : Umum, Riau
wwwwww
www.amsi.or.id