Pada Zaman Belanda Dulu, Hanya Orang-Orang Dekat Bangsawan Saja yang Bisa Membuatnya
![]() |
Bolu Serempak, kuliner khas Bengkalis yang dulunya hanya bisa dibuat oleh orang-orang yang dekat dengan Bangsawan |
BENGKALIS, POTRETNEWS.com - LaIin lubuk lain ikannya. Lain suku, lain pula tradisi budayanya. Begitu pula soal kuliner, lain daerah, lain pula kuliner khasnya.
Nah, untuk daerah Bengkalis, Provinsi Riau, salah satu kuliner tradisional khas masyarakat tersebut adalah Bolu Berempak. Diakui, namanya memang masih asing di telinga sebagian warga, terutama kalangan anak muda.
Sebenarnya, Bolu Berempak ini sama bentuknya dengan Bolu Kemojo Takuk 8. Yang membedakan hanya soal rasa dan teksturnya. Cara mengolahnya pun cukup unik. Pada zaman dulu, pembuatannya diempak-empak yang dalam bahasa Melayu yang artinya dipukul-pukul menggunakan pasu terbuat dari kerami serta dicampurkan dengan rempah-rempah dengan aroma yang khas. Tapi di zaman modern sekarang ini, untuk membuat adonan kue bolu menggunakan mixer.Menurut Ketua Ikaboga Kabupaten Bengkalis Maria Lafina, M.Pd, masyarakat melayu Bengkalis mulai membuat Bolu Berempak ini sejak zaman Belanda. Dan ini sudah menjadi makanan khas di zaman kerajaan terdahulu di Bengkalis.Sayangnya di zaman itu, kata Maria Lafina, tidak semua orang melayu yang memiliki resep Bolu Berempak. Ini karena hanya orang-orang tertentu saja yang bisa membuat Bolu Berempak, yakni orang-orang yang dekat dengan bangsawan. Makanya tak heran jika Bolu Berempak dihidangkan ketika ada jamuan tertentu saja.Muhammad Amin Nasution

























