Elektabilitas Menurun Pascamunculnya Duet Anies-Ahok, PAN Sepertinya akan Kaji Ulang Usung Ridwan Kamil di Pilkada DKI

Elektabilitas Menurun Pascamunculnya Duet Anies-Ahok, PAN Sepertinya akan Kaji Ulang Usung Ridwan Kamil di Pilkada DKI

Zulkifli Hasan dan Ridwan Kamil.

Sabtu, 22 Juni 2024 16:35 WIB

JAKARTA, POTRETNEWS.com - Jika sebelumnya Partai Amanat Nasional (PAN) mengusulkan Ridwan Kamil (RK) maju di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta, sepertinya akan dikaji ulang. Ini tidak terlepas dari elektabilitas mantan Gubernur Jawa Barat (Jabar) itu yang dinilai menurun.

Hal itu diakui Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan yang akrab disapa Zulhas. "Jadi, waktu itu sempat Ridwan Kamil, tapi perkembangan seperti apa kan belum ketemu lagi," ujarnya Menurutnya, elektabilitas RK menurun jelang Pilkada DKI terjadi pasca munculnya duet nama Anies Baswedan dan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Karena itu, kata Zulhas, pihaknya akan melihat kembali perkembangan dinamika politik yang ada. Diakuinya, dirinya belum bertemu kembali dengan RK.

"Ya memang belum, kami belum ketemu lagi," kata Zulhas di Hotel Mulia, Jakarta Pusat, Sabtu (22/6/24), dilansir detik.com.

Sebelumnya terkait elektabilitas RK yang turun jelang pilkada itu diungkap Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia. Ia mengungkapkan menurunnya elektabilitas RK karena kemunculan nama Anies Baswedan dan Ahok.

"Dulu waktu pertama kali Ridwan Kamil memasang billboard 'on the wayke Jakarta', memang waktu itu punya daya kejut. Nah elektabilitasnya lumayan," kata Doli di kawasan Jakarta Selatan, Rabu (19/6/24), dilansir detik.com.

"Tetapi begitu nama-nama lain muncul kemudian dicalonkan, didengungkan, muncul nama Anies Baswedan, muncul nama Basuki Tjahaja Purnama, segala macem, nah ini (RK, red) menurun elektabilitasnya," sambungnya.

Menurut Doli, hal berbeda berdasarkan hasil survei terkait Pilkada Jabar, nama RK tertinggi. Ini berarti RK dinilai punya peluang menang lebih besar jika berkontestasi di Jabar dibandingkan di DKI Jakarta.

"Kita bandingkan Ridwan Kamil di Jawa Barat dengan Ridwan Kamil di Jakarta, itu lebih besar peluangnya di Jawa Barat," kata Doli.

"Kenapa? Karena tentu ini ya kita kan kalau kita bicara kepentingan, tentu kita bicara kepentingan di daerah itu apa kebutuhannya. Sehingga figur yang kita berikan itu betul-betul cocok untuk membawa kemajuan, membawa pembangunan yang lebih cepat dan segala macam," pungkas Doli.***

Editor:
Muhammad Amin Nasution

Kategori : Politik
wwwwww
www.amsi.or.id