Home > Berita > Umum

Dulu Sempat sebagai Tukang Cuci Piring, Kini Jadi Orang Terkaya Dunia

Dulu Sempat sebagai Tukang Cuci Piring, Kini Jadi Orang Terkaya Dunia

Jensen Huang.

Rabu, 12 Juni 2024 04:48 WIB

PEKANBARU, POTRETNEWS.com — Tak sedikit orang sukses atau kaya raya yang punya masa silam suram. Seperti sosok yang satu ini. Dulu dia sempat bekerja sebagai tukang cuci piring, kini menjadi salah satu orang terkaya dunia. Kekayaannya mencapai Rp 1.700 triliun. Siapakah sosok tersebut?

Sosok orang terkaya dunia itu adalah Jensen Huang. Dia merupakan Presiden dan CEO Nvidia Corporation. Sosok Huang yang disebut-sebut sebagai ”raja AI” dunia ini memiliki nama asli Huang Jen-Hsun diketahui lahir di Taipei pada 17 Februari 1963 dan menghabiskan masa kecilnya di Taiwan dan Thailand.

Karena perang Vietnam yang terus berkecamuk dan membuat kawasan Asia Tenggara saat itu jadi tidak aman (termasuk Thailand), orang tua Jensen akhiirnya memutuskan untuk mengirimkan anak-anaknya ke Oneida, Kentucky-Amerika Serikat (AS).

Tak lama setelah itu, dia beserta keluarga pindah lagi ke Oregon, AS dan cukup lama tinggal di sana. Jensen menghabiskan masa SMP hingga kuliah di negara bagian itu.

Sejak muda, Jensen memang dikenal sebagai seorang pekerja keras. Bahkan saat di bangku SMA, Jensen juga diketahui sempat bekerja di salah satu jaringan restoran cepat saji Denny's sebagai tukang cuci piring.

Huang kemudian memperoleh gelar teknik elektro dari Oregon State University dan diikuti gelar master di bidang yang sama dari Stanford University pada tahun 1992.

Sejatinya, Huang tidak hanya mendapatkan pekerjaan pertamanya di Denny's, tetapi restoran tersebut juga merupakan tempat di mana dia dan dua temannya menciptakan ide yang kelak menjadi Nvidia.

Pada tahun 1993, Huang, bersama dengan Chris Malachowsky dan Curtis Priem (keduanya bekerja di Sun Microsystems), bertemu di salah satu lokasi Denny's paling populer di California Utara untuk mendiskusikan rekayasa chip yang memungkinkan grafik 3D realistis pada perangkat komputer pribadi.

Meski sudah sukses, Huang tetap rendah hati. Dia tak suka memamerkan kekayaan dan berulang kali kepergok makan di kaki lima pinggir jalan.

Pada Desember 2023 lalu, Huang diketahui mengunjungi tempat makan kaki lima di Hanoi, Vietnam. Mengutip Yahoo News via CNBCIndonesia.com, dia datang menggunakan pakaian santai dibalut kaos dan jeans warna hitam. Setibanya di sana, dia lantas menikmati makanan lokal yang bagi sebagian orang dinilai menjijikkan, yakni bekicot dan minuman kopi telur.

Menariknya, kunjungan ke kaki lima terlaksana atas inisiatif Huang sendiri. Dia menolak makan malam di hotel mewah yang sebelumnya sudah dipesan rombongan.

"Dia mengabaikan pesta makan malam mewah di hotel dan restoran kelas atas. Huang memilih makanan kaki lima dengan rasa yang berbeda," kata Hoang Anh Tuan, diplomat yang menemani Jensen saat mengunjungi Vietnam.

Tentu saja, kebiasaan ini menjadi anomali karena mayoritas orang seperti Huang tak lagi seperti itu.***

Editor:
Muhammad Amin Nasution

Kategori : Umum, Pekanbaru
Sumber:detik.com
wwwwww
www.amsi.or.id