BENGKALIS, POTRETNEWS.com — Masya Allah, suasana hening, merinding, larut, dan hanyut kala lantunan ayat-ayat suci Alquran dibacakan qariah Ananda Alya Nabila juara III Tilawah Tingkat Anak-anak Cabang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Provinsi Riau tahun 2024 di Kota Dumai, menggema.
Prestasi tidak menjadi tujuan, memupuk dan meningkatkan nilai keimanan terhadap Allah Swt mendengarkan suara merdu qariah jemputan oleh anak pasangan Rudi Hartono Saputra dan Umi Zahirah binti Kiai Basri asal Desa Simpangayam yang bermastautin di Kota Dumai dalam acara MTQ VIII Tahun 1445 Hijriyah/2024 Masehi tingkat Desa Simpangayam yang digelar di halaman Jami'atul Mukhlasin Dusun II Makmur ini adalah tujuan kebahagiaan hakiki di akhirat nanti.
Setelah pembacaan doa yang dipandu Ustaz Maulana Ardiansyah diamini hadirin, Ketua Panitia Mujiono dalam laporannya menyampaikan MTQ VIII tersebut menggunakan dana BKK (Bantuan Keuangan Khusus Bermasa,red) Bermasa.MTQ ini diikuti seramai 76 orang peserta dalam 5 cabang. Cabang Tilawah Anak-anak, Tilawah Remaja, Tilawah Dewasa, Hafiz Quran, dan Tartil Quran. Ucapan terima kasih disampaikan Mujiono kepada seluruh jajaran kepanitiaan, masyarakat yang ikut menyukseskan acara, kepada Politeknik Negeri Bengkalis (Polbeng) yang hadir 20an Taruna Maritim Angkatan IX Tahun Ajaran 2024/2025."Dan ribuan terima kasih kami sampaikan kepada Ibu Bupati Bengkalis (Kasmarni, red) yang sudah menganggarkan Dana Bermasa untuk kegiatan MTQ ini. Tema kegiatan, Merajuk Ukhuwah, Menggalang Dakwah, Ikhtiar Mensyiarkan Alquran di Bumi Bertuah Menuju Desa Simpangayam Yang Bermarwah, Maju, dan Sejahtera," lapor Ketua Panpel Mujiono.
Diungkapkan Mujiono kenapa pintu masuk ke desa ini melambangkan "Ketupat". Ketupat merupakan simbol kemakmuran masyarakat, anyaman Ketupat menggambarkan jalinan silaturahmi, kekompakan, dan kerukunan masyarakat, proses pembuatan sampai matang menggambarkan kesabaran, ketekunan."Secara keseluruhan, Ketupat mewakili tradisi kemakmuran, kerja keras, dan kesabaran masyarakat untuk membangun desa. Itulah makna dari Ketupat yang kami buat sebagai simbol baraan yang ada di desa kami, Desa Simpangayam," beber Mujiono yang baru saja berakhir periode sebagai Kades Simpangayam.Penjabat (Pj) Kades Yulfi Yendri STMURP dalam sambutannya juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemkab Bengkalis yang telah menyiapkan Dana Bermasa program unggulan Pasangan KBS Kasmarni-Bagus Santoso dengan harapan semoga program ini bisa berlanjut pada tahun berikutnya.Ucapan terima kasih juga disampaikan beliau kepada Camat Bengkalis beserta Sekcam, kepada masyarakat yang datang beramai-ramai di acara ini, kepada panpel semoga MTQ tahun depan di Dusun I Parit Tukang lebih meriah lagi."Mudah-mudahan momentum MTQ ini akan berpengaruh besar dalam upaya kita untuk membangun masyarakat yang beriman, religius, dan berkarakter dalam mendukung pembangunan desa secara khusus serta menciptakan kader-kader Alquran yang nantinya bisa bersaing, baik di tingkat kecamatan, maupun mewakili Kabupaten Bengkalis pada MTQ di tingkat provinsi (Riau). Aamiin Aamiin Ya Rabbal A'lamin," kata Pj Yulfi Yendri diikuti pantun, Simpangayam Kampung Bename, Tugu Ketupat Lambang Sejarah, Kumandang Kalam Merdu Dibace, Pahale Dapat Bernilai Ibadah."
Camat Bengkalis Taufik Hidayat SSTP MPA dalam sambutannya pula mengatakan MTQ III Desa Simpangayam ini merupakan MTQ desa ketujuh di Kecamatan Bengkalis melaksanakan MTQ tingkat desa."Kita ucapkan selamat kepada Ketua Panitia atas pelaksanaan MTQ malam ini dan seluruh jajarannya dan juga kepada Pemerintah Desa Simpangayam. Mudah-mudahan kegiatan MTQ ini bisa berjalan dengan lancar dari awal sampai akhir. Aamiin Aamiin Ya Rabbal A'lamin. Insya Allah malam penutupan akan berjalan dengan lancar,” katanya.Taufik melanjutkan, semua pihak berharap, MTQ ini bukan hanya sekadar lomba tapi untuk mencari qari/qariah, hafidz hafidzah terbaik yang nantinya akan mewakili Desa Simpangayam di MTQ Tingkat Kecamatan Bengkalis.Lebih dari itu, imbuh dia, bagaimana MTQ ini sebagai momentum menggali nilai-nilai Alquran yang ada. Kita berharap MTQ yang dilaksanakan sebagaimana yang disampaikan menjadi MTQ yang berkualitas dari segi hasilnya, juaranya yang nantinya mewakili desa untuk di tingkat kecamatan, kemudian kualitas penyelenggaraannya ini menjadi syiar, menjadi ajang dakwah bagi umat Islam menumbuhkan minat dan baca Alquran bagi masyarakat yang ada di Desa Simpangayam.”Tentu juga secara kualitas bagaimana kita bisa memahami isi dari kandungan Alquran itu sendiri. Dan paling penting, mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Inilah salah satu tujuan dilaksanakan MTQ ini," pesan dan harap Camat Taufik Hidayat dengan harap berikutnya akan menumbuhkan minat baca Alquran yang betul-betul mencerminkan masyarakat yang Qurani sehingga ada keberkahan di desa ini."Kalau kita sudah belajar dengan baik bagaimana kita belajar tajwidnya, kita memahami isinya. Sebaik-baik manusia adalah yang belajar Alquran dan mengajarkannya. Bagi bapak ibu, guru silakan mengajarkan anak-anak kita ini mudah-mudahan negeri kita akan terjaga dari segala macam bahaya," pungkasnya seraya menyampaikan kasus-kasus pelecehan seksual yang masih terjadi di kabupaten ini, HP ibaratnya dunia dalam genggaman, orang tua harus mengontrol anak-anak dalam bermain HP/gadget ini karena ini dampak negatifnya cukup besar."Kepada Pak Pj Kades, gunakan Dana Bermasa ini untuk kepentingan masyarakat," ucapnya dengan paparan informasi pemerintah sangat serius melakukan komunikasi agar jembatan Pulau Bengkalis ke Pulau Sumatera bisa terwujud tentu akan memberikan dampak yang besar bagi daerah ini. Pemerintah juga akan berusaha dalam hal penanganan masalah abrasi di Desa Simpang Ayam dan desa lainnya di Kabupaten Bengkalis. Malam pembukaan MTQ VIII Desa Simpangayam ini juga diisi dengan penampilan Berzanji, tari Zapin dari Sanggar Zapin Indah Purnama binaan Basirun, juga pengibaran bendera MTQ diiringi Mars MTQ yang ditugaskan kepada generasi muda Desa Simpangayam.Terihat hadir dalam acara antara lain; Sekcam Fitra Rama, Ketua Tim PKK Kecamatan Bengkalis, Pj Kades Prapat Tunggal, Pj Kades Meskom, Kades Teluk Latak, Kades Sebauk, Pj Kades Pangkalan Batang Barat, Kades Wonosari, Pj Kades Penampi, Ibuk Pj Kades Kuala Alam, Pj Kades Kelebuk, Pj Kades Kalimantan Barat, Pj Kades Sungai Batang, Babinsa Serka Subarianto, Ketua BPD dan anggota, Ketua BPD desa di Kecamatan Bengkalis, Perangkat Desa Simpang Ayam, Karang Taruna, Ketua LPTK dan anggota, panitia pelaksana, dan majelis hakim, tokoh agama, tokoh adat, masyarakat Desa Simpangayam."Alhamdulillah, acara lancar, Bang!" ucap Ketua Panpel Mujiono kepada potretnews.com, Jum'at (31/05/2024) pagi di ujung telpon yang bersama panitia dan masyarakat melakukan gotong royong mensterilkan lokasi MTQ VIII Desa Simpang Ayam yang telah ditutup Kamis malam.***