BENGKALIS, POTRETNEWS.com — Suasana berbeda di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 3 Bengkalis dari hari-hari sebelumnya begitu terasa karena sekolah ini menaja Gelar Karya P5 (Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila), Sabtu 18 Mei 2024. Kegiatan yang dilaksanakan di halaman sekolah yang beralamat di Jalan Masjid Kelapapati ini merupakan serangkaian penampilan siswa dan bazar berbagai macam makanan, minuman, permainan tradisional, musik, dan tari yang telah mereka para siswa siswi kelas X dan XI dari 3 jurusan siapkan sendiri. Jurusan Teknik Otomotif (TO), Teknik Komputer, Jaringan, dan Telekomunikasi (TKJT) dan Jurusan Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan (DPIB) adalah jurusan yang dimaksud tadi.
Koordinator P5 Zukri Hanafi SPd dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kepala SMKN 3, seluruh guru para fasilitator P5 beserta majelis guru sehingga kegiatan tadi dapat dilaksanakan dengan baik.Rasa bangga dan terima kasih juga disampaikan Zukri kepada para siswa siswi yang menurutnya dengan Gelar Karya P5 ini, mereka benar-benar telah melampaui semua ekspektasi.Melalui kegiatan ini, Zukri berharap mampu memupuk rasa tanggung jawab, kedisiplinan, kerja sama antarsesama siswa siswi SMKN 3 Bengkalis. Zukri yang mengidolakan Muhammad Hatta mengimpikan kala sebutan Hindia Belanda dalam sebuah pengadilan menjadi Indonesia.
”Hanya ada satu negeri yang menjadi negeriku yang tumbuh dari perbuatan dan perbuatan itu adalah usahaku” adalah kalimat yang diucapkan Wakil Presiden RI pertama tadi sehingga membuat Zikri berpikir, berharap, bermimpi suatu saat nanti membuat Indonesia menjadi negara yang maju, damai, penuh kreativitas, dan negara dengan rakyat yang memiliki nasionalisme tinggi.Sementara itu, Kepala SMKN 3 H Kusno SPd pula mengawali sambutannya menyampaikan ucapan tahniah kepada Rahmad Febrialdi peraih Juara III Cabang Olahraga (Cabor) Karate Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) Jenjang SMK Tingkat Provinsi Riau Tahun 2024.Selain prestasi perdana yang diukur Rahmad tadi, Juara I Penelitian Bidang Teknologi Tepat Guna Tingkat Kabupaten Bengkalis.Disampaikan Kusno, selain pameran hasil kreativitas siswa siswinya, ada juga Kadin (Kamar Dagang dan Industri) Kabupaten Bengkalis yang siap melayani untuk mendapatkan Lebel Halal, pameran sepeda motor Honda CV Jaya Indah Motor, Jaringan Internet Indosat yang menjadi relasi sekolah yang dulunya bernama STM Awang Mahmuda.Tak lupa Kusno menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat baik langsung maupun tidak, serta beliau mengajak agar hadiri mendukung siswa siswi dalam menyalurkan bakat dan minat mereka masing-masing.
Selain berbagai kuliner, kearifan lokal Kabupaten Bengkalis, nyanyian solo, juga dipamerkan home industry minyak serai dan minyak kelapa yang merupakan hasil praktik para pelajar sekitar 2 bulan lalu.Beberapa kepala SD, kepala SMP sekitar Desa Kelapapati termasuk juga Ketua Kadin Bengalis Muhammad Ridho Nosa dan anggota Erik Maunanta pemilik Cofe Cup berkesempatan menyambangi stan "Market Day" untuk melengkapi informasi dan pengetahuan tentang kemampuan para pelajar tadi.”Ucapan terima kasih kepada SMKN 3 Bengkalis dan Pak Zukri yang telah membedah ide-ide kreatif siswa siswi kita, menggali potensi-potensi yang ada sehingga apa yang kita nampak hari ini yang biasanya berhadapan dengan buku-buku dan praktik dengan jurusan masing-masing, hari ini mereka berkreasi merubah potensi mereka yang terpendam, menggali jiwa-jiwa wirausaha yang ada dalam diri mereka masing-masing," kata Kepsek Kusno kepada
potretnews.com, Sabtu (18/5/2024).Dilanjutkan Kusno, SMKN 3 Bengkalis telah bekerja sama dengan Kadin Kabupaten Bengkalis yang siap membantu pemasaran makanan para pelajarnya serta memberikan Lebel Halal karena produk pelajar tadi harus mempunyai lebel tersebut."Tidak ada ungkapan yang bisa saya ungkapkan selain rasa bangga yang begitu besar untuk siswa siswi SMKN 3 Bengkalis karena sebelumnya mereka hanya membuat dan hari ini memasarkannya. Untuk memasarkan ini mereka harus membuat mart stand sendiri, menggunakan peralatan-peralatan seadanya dari bambu, janur yang mereka buat dengan kreativitas mereka sendiri," ungkap Zukri dengan senyum sumringah di wajahnya.Pantauan jurnalis media ini di lapangan sejak Market Day belum dibuka hingga berakhir menjelang azan Zuhur, para guru juga ikut ambil bagian menyanyi lagu Slow Rock Malaysia yang nadanya mayoritas tinggi, langgam Melayu, tarian yang menguras tenaga atas ekspresi jiwa, termasuk juga lagu oleh Along siswa yang baru tamat tahun ini bersama seorang siswi temannya.Di bagian lain, panitia dari OSIS (Organisasi Siswa Intra Sekolah) terlihat sibuk membersihkan halaman, mengembalikan meja kursi ke tempat pinjam pakai dengan penuh tanggung jawab dan dikerjakan bersama.***