Home > Berita > Umum

KPI Daerah Riau dengan KPI Kalbar Gelar Rakor, Bahas Penguatan Kelembagaan dan Gaungkan Literasi di Wilayah Perbatasan

KPI Daerah Riau dengan KPI Kalbar Gelar Rakor, Bahas Penguatan Kelembagaan dan Gaungkan Literasi di Wilayah Perbatasan

Suasana Rakor KPID Riau dengan Kalimantan Barat di Kantor KPID setempat di Jalan Adisucipto Nomor 50 Kota Pontianak, Jumat (17/5/2024) siang. (F-ISTIMEWA)

Jum'at, 17 Mei 2024 19:32 WIB
PONTIANAK, POTRETNEWS.com — Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Daerah Riau (populer disingkat KPID, red) bersama KPID Kalimantan Barat (Kalbar) menggelar rapat koordinasi (rakor) di kantor KPID setempat di Jalan Adisucipto Nomor 50 Pontianak, Jumat (17/5/2024). Rapat itu dihadiri Wakil Ketua KPID Riau Mario Abdillah Khair dan Ketua KPID Kalbar MYI Deddy Malik.https://www.potretnews.com/assets/imgbank/19052024/potretnewscom_uux9u_2866.jpgWakil Ketua KPID Riau Mario Abdillah Khair memasangkan tanjak kepada Ketua KPID Kalimantan Barat MYI Deddy Malik disaksikan Anggota KPID setempat yang hadir. (F-IDTIMEWA)

Selain mereka, terlihat juga lima Anggota KPID setempat, yakni; RF Winarno (wakil ketua), Meriana (koordinator bidang kelembagaan), Teresa Rante Mecer (koordinator bidang pengawasan isi siaran), Misrawi (bidang pengelolaan kebijakan dan sistem penyiaran [PKSP] -- dulu bidang pengelolaan struktur dan sistem penyiaran atau PS2P), dan Charles Armando Efraim (bidang pengawasan isi siaran).

Sebelum dimulainya rakor, Ketua KPID Kalbar Deddy Malik menyampaikan pengantar terkait agenda pertemuan antara KPID Riau dengan KPID yang dipimpinnya. ”Kami di KPID Kalbar tersanjung atas kunjungan kerja Wakil Ketua KPID Riau Bro Mario dalam rangka rapat koordinasi,” katanya melalui keterangantertulis yang diterima potretnews.com.

Selanjutnya, Mario Abdillah Khair menyampaikan maksud kunjungan kerjanya ke Kalbar dalam rangka penguatan kelembagaan dan menggaungkan literasi di wilayah perbatasan.

https://www.potretnews.com/assets/imgbank/19052024/potretnewscom_rk9cf_2862.jpgFoto bersama dengan beberapa Anggota KPID Kalimantan Barat dan staf, setibanya di Kantor KPID setempat di Jalan Adisucipto Nomor 50 Kota Pontianak . (F-ISTIMEWA)

”Ada 33 KPID dan setiap daerah memiliki dinamika penyiaran yang berbeda. Dalam pandangan kami, tentunya KPID Kalimantan Barat memiliki keunggulan dan keunikan yang tidak ada di daerah lain. Apalagi daerah kita sama-sama berbatasan dengan luar negeri,” kata Mario, sembari menyebut daerah di Riau yang berada di wilayah perbatasan yakni; Kabupaten Bengkalis, Kabupaten Kepulauan Meranti, dan Kota Dumai.

Dikatakannya, sesuai amanat Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2002 tentang penyiaran, salah satu tugas dan kewaiiban KPI adalah menjamin masyarakat memperoleh informasi yang layak dan benar sesuai Hak Asasi Manusia. Oleh karena itu, kata dia, sudah sepatutnya pula KPID terus mengedukasi masyarakat dan media penyiaran melalui literasi media.

https://www.potretnews.com/assets/imgbank/19052024/potretnewscom_adjsr_2863.jpgFoto bersama dengan Anggota KPID Kalimantan Barat yang berkesempatan hadir setelah selesainya rapat koordinasi. Dari kiri; Meriana (koordinator bidang kelembagaan), Misrawi (bidang pengelolaan kebijakan dan sistem penyiaran [PKSP]), Mario Abdillah Khair (Wakil Ketua KPID Riau), MYI Deddy Malik (Ketua KPI Daerah Kalimantan Barat), RF Winarno (Wakil Ketua KPID setempat), Charles Armando Efraim (bidang pengawasan isi siaran), dan Teresa Rante Mecer (koordinator bidang pengawasan isi siaran). (F-ISTIMEWA)

Menanggapi hal itu, Ketua KPID Kalbar Deddy Malik mengamini. Menurutnya, KPID akan eksis di mata publik manakala lembaga negara independen ini teratur menggelar kegiatan dan melibatkan peran serta masyarakat.

Dia menyebut beberapa contoh program KPID Kalbar yang dilaksanakan dalam upaya memperkuat kelembagaan. Di antaranya; kolaborasi kegiatan dengan PKK setempat, Goes to Campus, Literasi Media, dan lain-lain.

Pada kesempatan itu, Deddy juga menyampaikan pentingnya untuk terus menggaungkan literasi media di wilayah perbatasan. Dia menguraikan, Kalbar berbatasan langsung luar negeri. Ada lima kabupaten di wilayahnya yang ”bersempadan” dengan Negara Bagian Serawak, Malaysia. Daerah-derah itu yakni; Kabupaten Sanggau, Bengkayang, Sintang, Sambas, dan Kabupaten Kapuas Hulu.

https://www.potretnews.com/assets/imgbank/19052024/potretnewscom_pzyna_2864.jpgWakil Ketua KPID Riau Mario Abdillah Khair berbincang dengan staf pemantau siaran KPID setempat. (F-ISTIMEWA)

https://www.potretnews.com/assets/imgbank/19052024/potretnewscom_fvp5s_2865.jpgDitemani Ketua KPID Kalimantan Barat MYI Deddy Malik, Wakil Ketua KPID Riau Mario Abdillah Khair meninjau alat perekam siaran di KPID setempat (F-ISTIMEWA) 

”Kehadiran Bro Mario ke Kalbar, menambah semangat kami untuk terus berkegiatan karena kami memiliki ’saudara’ yang sama-sama berada di wilayah perbatasan yakni Provinsi Riau,” ujarnya sembari berharap agar KPI Pusat memberikan perhatian terhadap KPID di kawasan perbatasan.

Rapat koordinasi yang berlangsung santai itu dibarengi diskusi dan tanya jawab terkait kelembagaan KPID masing-masing. Mulai dari kesekretariatan/staf, program kerja, anggaran, dan lain-lain.

Di penghujung rapat koordinasi, Mario memasangkan tanjak Melayu Riau kepada Ketua KPID Kalbar. Setelah itu, dilanjutkan dengan meninjau ruangan pemantau siaran.

Masih pada hari yang sama, setelah berakhirnya rakor, Wakil Ketua KPID Riau Mario Abdillah Khair didapuk menjadi tamu Podcast KPID Kalbar. Dipandu Teresa Rante Mecer (koordinator bidang pengawasan isi siaran), diskusi bertajuk ”Peran KPID pada Pemilu/Pilkada 2024” juga mendaulat Deddy Malik sebagai pembicara.***

Kategori : Umum
wwwwww
www.amsi.or.id