Kisah Pilu Kakek Asal Kepri, Ditinggal Wafat sang Istri Beberapa Hari Jelang Berangkat ke Tanah Suci
![]() |
Ikhwanuddini. |
LINGGA, POTRETNEWS.com — Menunaikan ibadah haji bersama pasangan tentu menjadi cita-cita banyak umat Islam. Tak heran jika banyak pasangan suami istri menabung belasan hingga puluhan tahun untuk bisa mendaftar haji bersama.
Namun, mereka yang sudah mendaftar bersama tidak musti bisa pergi haji berdua.Istri MeninggalPerasaan Ikhwanuddin (64), lansia asal Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), campur aduk.Dia gembira karena akhirnya tercatat sebagai jemaah calon haji Indonesia 2024. Di sisi lain, ia juga sedih karena rencananya berangkat haji bersama sang istri tak terwujud. Istrinya meninggal beberapa hari menjelang keberangkatan jemaah calon haji Indonesia ke Tanah Suci.”Sebelum wafat, beliau hanya kurang enak badan. Saya suruh istirahat dan minum obat. Namun, kondisi beliau makin turun," jelas Ikhwan, dikutip dari Liputan6.com via merdeka.com, Kamis (16/5/2024).
Sepeninggal sang istri, Ikhwan mengaku sering sedih melihat semua peralatan dan koper yang akan mereka bawa berdua. "Segala persiapan sudah kami lakukan. Semua peralatan termasuk koper beliau dan saya sudah disiapkan," ujar pensiunan Guru SMA Negeri 1 Singkep ini.Menurut jadwal, Ikhwanuddini masuk dalam kelompok terbang (kloter) 2 Embarkasi Batam. Ia bersama jemaah calon haji lain diberangkatkan ke Tanah Suci pada 13 Mei 2024 lalu.Harapan
Ikhwan berharap, Allah mempertemukan dirinya dengan mendiang sang istri di Raudah dan Jabal Rahmah.***Editor:
Muhammad Amin Nasution

























