Oknum Kades di Kampar Nekat Palsukan Surat Tanah yang Masuk Kawasan Tol Rengat-Pekanbaru, Pemilik Asli Lahan Melapor ke Polisi
![]() |
Sumber ilustrasi: JAWAPOS.com |
KAMPAR, POTRETNEWS.com — Seorang oknum kepala desa (Kades) di Riau menjadi mafia tanah dalam pengadaan lahan untuk jalan tol yang merupakan Proyek Strategis Nasional (PSN) di Riau.
Dalam praktiknya, oknum kades itu juga mengajak sekretarisnya dan satu orang lainnya. Kini ketiganya menjadi tersangka.Ketiganya adalah AM selaku Kepala Desa (Kades) Taraibangun, di Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar, Sekdes Tarai Bangun EP, dan satu orang lainnya yang berinisial BI yang mengklaim sebagai pemilik lahan.Para mafia itu beraksi dalam pengadaan lahan untuk proyek Jalan Tol Pekanbaru-Rengat di wilayah Kabupaten Kampar, Riau. Dalam praktiknya, mereka memalsukan surat keterangan ganti rugi (SKGR) atas nama BI. Padahal, tanah yang ditetapkan dalam SKGR itu merupakan lahan milik orang lain. Akal bulus ketiganya pun terendus oleh pemilik asli lahan dan dilaporkan ke Polres Kampar.”Tiga orang kami tetapkan tersangka dalam kasus pemalsuan surat tanah di lahan tol Pekanbaru-Rengat. AM selaku Kepala Desa Taraibangun, EP Sekretaris Desa Tarai Bangun, dan BI pemilik lahan yang diakui berdasarkan SKGR (surat keterangan ganti rugi)," ungkap Kasat Reskrim Polres Kampar, AKP Elvin Septian Akbar saat diwawancarai wartawan di Polres Kampar, Senin (12/2/2024).Abdul Roni

























