Mei 2024, 1.000-an Guru TK se-Riau Selama Dua Hari Tinggal di Bengkalis

Rabu, 31 Januari 2024 13:50 WIB
Junaidi Usman
[1/2 21:53] Jun BKLS: 6 Kelompok Ternak Ayam Kampung Simpang Ayam Laksanakan Program Ketahanan Pangan BENGKALIS, POTRETNEWS.com - Melalui Program Ketahanan Pangan, Pemerintah Desa (Pemdes) Simpang Ayam, Bengkalis Riau membentuk Kelompok Ternak Ayam Kampung menggunakan Dana Desa Tahun 2023. Hal ini terungkap saat jurnalis media ini kebetulan melakukan perjalanan keliling desa bagian Barat Kota Bengkalis beberapa waktu lalu. Melalui sambungan telepon WhatsApp diketahui Pj Kades Yulfi Yendri bersama beberapa staf dan anggota tim tengah meninjau, mengarahkan, dan menyerahkan secara simbolis bantuan yang telah diberikan Pemdes Simpang Ayam dan telah diterima 6 Kelompok Ternak Ayam Kampung tadi yang semuanya adalah kaum Hawa. "Tahun ini coba kelompok emak-emak, mudah-mudahan berhasil. Biasanya emak-emak ni teliti," ucap seorang staf desa. Bantuan telah disalurkan ke seluruh kelompok diatas pada tanggal 23 Desember 2023 lalu, saat jurnalis melakukan wawancara tentang hal ini tanggal 16 Januari 2024 dengan narasumber Siti Rafitra sebagai Ketua Kelompok Ternak Ayam Kampung Setia Jaya Desa Simpang Ayam dengan anggota sejumlah 9 orang. Dikatakan Siti Rafitra yang didampingi beberapa anggota kelompoknya, dari 150 ekor anak ayam kampung yang mereka terima cuma mati 4 ekor dan menurutnya kelompok lain yang paling banyak mati 7 ekor. "Rasanya senang dapat bantuan ayam. Memberi makan ayam ini ada jadwal piket, piket pagi, siang nanti kita tengok lagi, sore nanti kita tengok lagi. Makan ayam ini sekitar sekilo lebih sekali makan," terang Siti Rafitra seraya mengungkapkan dirinya dan anggota kelompok selalu berkomunikasi dengan ayam-ayam tadi bagai berbisik dengan manusia. "Apa kabar hari ini (ayam,red), sehat. Yang lain pun sama bahkan anak-anak yang mamanya piket mereka ikut dengan gembira," tambah Siti Rafitra. Selama ini Siti Rafitra mengaku belum pernah beternak ayam di rumah, "Ayam ada tapi punya tetangga. Terima kasih kepada Pemdes Simpang Ayam yang sudah memberikan bantuan ayam untuk ibu-ibu. Alhamdulillah semoga ini jadi hal yang terbaik, jadi usaha untuk ibu-ibu. Sekarang ini belum ada kendala bahkan riang melihat ayam-ayam di kandang kami ini," ucapnya tersenyum. Pj Kades Yulfi Yendri pula menyebabkan 6 kelompok yang diberikan bantuan tersebar di tiga dusun. "Per kelompok dianggarkan dalam kisaran 10 juta rupiah untuk 150 ekor bibit, kandang, lengkap pagar, lampu, dan sebagainya. Alhamdulillah, kegiatan yang bersumber dari Dana Desa ini merupakan program wajib dari Dana Desa berupa Program Ketahanan Pangan, Alhamdulillah, sudah bisa tersalurkan ke masyarakat. Harapannya semoga ini bisa menambah selain penghasilan khusus anggota kelompok masing-masing, juga harapannya semoga ini berkelanjutan karena nantinya dari desa tentunya akan berlanjut tidak sampai di sini saja, mungkin akan ada pengembangannya akan kami coba untuk keberlanjutan ke depannya untuk masing-masing kelompok yang telah dibantu,' terang Pj Kades Yulfi Yendri cucu dari Penghulu Lama Desa Pangkalan Batang H Abdul Gafar ini. Pertimbangan sebut Yulfi Yendri kenapa sasaran kelompok ibu-ibu, "Karena kita tahu kan kalau ibu-ibu ini lebih teliti, dibandingkan dengan bapak-bapak yang sibuk dengan rutinitas yang lain. Ditambah lagi semoga nanti selain menambah penghasilan, juga ada kegiatan tambahan yang bisa jadi kandang ayam di tempat berkumpul sesama anggota kelompok," katanya menyampaikan penilaian. "Ucapan terima kasih kami sampaikan kepada masing-masing kelompok yang telah diberikan bantuan berupa ternak ayam. Semoga ini berhasil dan bagi ibu-ibu sebagai tambahan penghasilan baru. Aktivitas ekonomi di Simpang ayam ini kan di sektor pertanian, mungkin peternakan ayam kampung bisa menjadi pilihan baru bagi masyarakat khususnya kaum ibu-ibu di desa Simpang Ayam," harap Pj Kades yang sebelumnya diinginkan masyarakat menjadi Pj Kades Pangkalan Batang Barat. Keadaan ayam hingga saat ini berusia sekitar 40 hari, "Berat 3 sampai 5 ons dan ayam paling banyak mati 7 ekor, paling sedikit 2 ekor. Pertumbuhan ayam yg lumayan besar itu di Kelompok Mekar Sari," kata Pj Kades Yulfi Yendri kepada potretnews.com, Kamis (01/02/2024) pukul 20.45 WIB melalui pesan WhatsAppnya setelah menerima data update dari kelompok tadi. Keterangan foto Atas - Pj Kades Yulfi Yendri foto bersama Ketua dan beberapa anggota Kelompok Ternak Ayam Kampung Setia Jaya. Bawah - Sebagian ayam berusia 3 pekan bantuan dari Program Ketahanan Pangan dengan sumber Dana Desa [1/2 22:18] Jun BKLS: Glowing Yang Dimulai Sejak 2021 Sebuah Gerakan Peduli Lingkungan Yang Masih Rutin Dijalankan DWP Disbun Bengkalis BENGKALIS, POTRETNEWS.com -Sejak launching di tahun 2021 lalu, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Unit Dinas Perkebunan masih konsisten menjalankan Gerakan Organisasi Wanita (DWP) Peduli Lingkungan atau “GLOWING”. Sebelumnya bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bengkalis, MoU telah dilakukan dalam upaya pemanfaatan limbah rumah tangga dalam wujud kepedulian terhadap lingkungan. Menjelang Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPNS) 2024, Glowing ini kembali dilakukan DWP Unit Disbun dengan menyerahkan limbah rumah tangga anggota DWP Unit Dinas Perkebunan untuk didata dalam Bank Sampah DLH Bengkalis yang diserahkan pada Kamis, (01/02/2024) pagi. Tim Bank Sampah hadir langsung menjemput sampah yang bisa didaur ulang tersebut sekaligus melakukan penghitungan jumlah rupiah yang diperoleh dari puluhan sampah tersebut. Kepala Bidang PSLB3 Dinas Lingkungan Hidup Nurhasanah menyebutkan Dinas Perkebunan merupakan mitra DLH yang rutin menyetorkan sampahnya ke Bank Sampah Bengkalis. “Aksi mereka merupakan wujud dalam mendukung kepedulian akan lingkungan di wilayah Kabupaten Bengkalis yang dimulai dari lingkup rumah tangga,” kata Nurhasanah. Oleh karenanya, Kabid di Dinas Lingkungan Hidup ini berharap akan lebih banyak lagi aksi dari sekolah, organisasi lainnya serta masyarakat dalam kepedulian akan lingkungan demi mewujudkan Kabupten Bengkalis Bermarwah, Maju, dan Sejahtera. Ketua DWP Unit Disbun Eji Marlina menyebutkan gerakan ini selain bentuk kepedulian anggota Dharma Wanita akan lingkungan juga bernilai dari segi ekonomi. “Kita peduli dan mau akan daerah yang kita cintai ini bersih serta ramah lingkungan maka dari itu gerakan ini masih terus kami lakukan,” pungkas Eji. Selain itu lanjut Eji, perolehan rupiah dari hasil limbah tersebut akan sangat bermanfaat guna menambah kas Dharma Wanita Unit Dinas Perkebunan. Kas tersebut yang tak lain sambung Eji, bakal digunakan untuk berbagai kegitan termasuk kegiatan “Sayur Gratis Jema’ah Sholat Subuh” yang juga rutin dilakukan DWP Unit Perkebunan dari tahun ke tahun pada bulan Ramadhan. Kegiatan tersebut turut diikuti Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Bengkalis Mohammad Azmir, Sekretaris Dahen Tawakal serta sejumlah Kabid. [2/2 06:45] Jun BKLS: Politik Lewat Pantun Menuju Pemilu Serentak 14 Februari 2024 Tengku Syarifah gelar bangsawan Penjaga tradisi rakyat negeri Mohon izin tuan dan puan Si abang ganteng memperkenalkan diri Hijau sungguh daun jelatang Hati-hati tertusuk duri Pada Pemilu yang akan datang Kami diamanah sebagai Caleg Provinsi Bukan pantai sembarang pantai Pantai Sepahat sangatlah keren Bukan partai sembarang partai Partai PKS warnanya orange Anak gadis Bathin Solapan Wajahnya indah putih berseri Partai PKS nomor delapan Selalu ada di dalam hati Kadar PKS bersifat hanif Shalat berjamaah selalu di masjid Untuk DPR RI ingat Hendry Munief Untuk DPD RI ingat Muhammad Mursyid Ke Pekanbaru lewat Meredan Bangku disusun buat bersandar Untuk presiden kita pilih Anies Baswedan Untuk wakilnya Muhaimin Iskandar Makan nasi dengan lalapan Setelah makan jari dijilat Ingat partai yang nomor delapan Caleg yang ganteng di nomor 4 Erwanto Aman seorang advokat Yung Sanusi pengurus lembaga adat Kita berkumpul berhimpun pepat Demi caleg provinsi yang nomor 4 Caleg nomor 1 bernama Khairul Umam Yang nomor 3 namanya Setiati Jika ingin hidup sepaham Pilih nomor 4 Azmi Rozali Ikan bernama si ikan Kurau Berbeda dengan si ikan Keli Untuk DPRD Provinsi Riau Selalu diingat Azmi Rozali Ke pasar pagi berjual beli Jangan lupakan buah kemiri Kalau tak pilih Azmi Rozali Nanti susah tanggung sendiri Pagi hari makan ketupat Jadi tradisi di hari raya Pilih calon yang nomor 4 Agar ekonomi lebih berdaya Pulau Padang panas membara Hutan teduh di Pulau Kundur Ingat Azmi Rozali di bilik suara Ingat suami sendiri di bilik tidur Caleg bernama Azmi Rozali Orangnya elok putih berseri Pandai dan bijak membawa diri Tapi sayang baru punya satu istri Siang hari langit berawan Petang hari mendung kelabu Kalau tak pilih saya sebagai calon dewan Pilih jadi calon menantu Kalau ada jarum yang patah Jangan disimpan di dalam peti Kalau ada kata yang salah Jangan disimpan di dalam hati Bunga durian bunga selasih Cukup sekian terima kasih
wwwwww
www.amsi.or.id