Memasuki 40 Tahun Usia Pantai Selatbaru Bengkalis yang Makin Molek di Mata Wartawan
![]() |
Bupati Bengkalis Kasmarni, Kadis Edi Sakura dan lainnya di foto bersama peraih hadiah Jalan Santai berupa Kulkas, TV, dan almari plastik, Ahad (22/10/2023). |
Makanan berbungkus daun pisang, paling hebat di dalam rantang berbahan ayan atau plastik, dan dua buah botol plastik yang telah kusam sebagai tempat air hujan dimasak serta teh maupun kopi manis. Jajanan pula, pisang atau ubi goreng, terkadang buah langsat, duku serta dendan juga dimasukkan ke dalam tas sekolah berbahan goni tepung terigu segitiga biru yang dibuat orang tua masing-masing. Tak lupa topi merah putih atau topi lainnya juga disiapkan sebagai penutup kepala sebab perjalanan Pangkalanbatang ke Selatbaru menghabiskan waktu berjam-jam lama, bisa setengah hari jika pulangnya hujan reda tetapi jalan tanah menjadi kendala.Tahun 1985, setelah melihat ”Tanah Naik” setinggi sekitar 2 meter karena gerakan kepala ular naga yang terjadi di Delik, sekitaran Kucing Gila Desa Bantantua, bersama saudara kandung dan beberapa pemuda kampung langsung menuju ke Selatbaru menggunakan sepeda mini, phonix, dan sepeda BMX yang rodanya tidak bisa berputar karena tanah becek akibat hujan pada malamnya menempel pada ban menggunakan kayu panjang sekitar 30 cm yang disiapkan. Meskipun jarak Bantantua-Selatbaru hanya sekitar 15 kilometer, banyak waktu terbuang karena kondisi becek sebagai penghalang sehingga di pantai tujuan penat pun belum hilang.
Tahun 1990 pula, rombongan Ekspedisi Kayak Johor-Riau dengan menggunakan perahu kayak berpenumpang satu dan dua orang tiba di pantai yang telah mulai didandani ini. Wartawan media ini yang kala itu seorang anggota Pramuka Penegak cukup bangga karena di antara peserta ekspedisi ini adalah juga anggota Pramuka yang disebut Pengakap di negara Malaysia.
Alhamdulillah, silaturahmi antara wartawan di Bengkalis dengan Pengakap yang bermastautin di Melaka ini sempat terbina hingga tahun 2009 silam. Ini semua sedikit kenang sebagai kilas balik atau flashback bacaan yang jika diresapi bisa dirasa sebagai tontonan.
Hari ini, Ahad 22 Oktober 2023 pantai Selatbaru dengan identitas baru Pantai Indah Selatbaru Kecamatan Bantan ini menjadi lokasi event Festival Budaya Bahari yang telah digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis melalui Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) sejak beberapa tahun terakhir. Festival yang telah dibuka Bupati Bengkalis Kasmarni diwakili Asisten I Andris Wasono pada Sabtu (21/10/2023) pagi semalam ini diisi dengan berbagai macam permainan rakyat dan perlombaan.
Lomba sampan jong, lomba layang-layang, gasing, melanggai, mewarnai dan melukis bagi anak-anak TK, SD, SLTP sampai tingkat SLTA. Juga ada penampilan seni dan budaya Orkes Pancaragam Senduduk Putih, Tari Kreasi Re Entertainment, Joget Twist, atraksi Barongsai, Zapin Tradisi Sanggar Meskom, penampilan akustik Igor, Sanggar Sayang-Sayang Selat serta Tarian Suku Banjar. Senam dan Jalan Santai pada Ahad pagi tadi dilanjutkan dengan acara penutupan, pengumuman pemenang lomba dan penyerahan hadiah.
Saat membuka festival, Andris mengajak masyarakat Kecamatan Bantan untuk mengembangkan segala potensi wisata di desa masing-masing. Pemkab Bengkalis terus bergeliat memajukan serta mengembangkan industri wisata pantai, alam, relegi, kuliner dan lainnya. Pemkab Bengkalis telah mengarahkan Kadis Parbudpora Edi Sakura serius mengimplementasikan Rencana Induk Kepariwisataan secara optimal agar industri pariwisata daerah ini bisa semakin maju dan berkembang. Pemkab Bengkalis tetap berkomitmen dan lebih serius dalam melakukan pembenahan sesuai dengan kemampuan anggaran daerah.
”Kami sadar masih banyak kekurangan dan kelemahan yang harus kami tangani dalam pembangunan industri pariwisata daerah ini dan tentunya kami juga butuh dukungan dari masyarakat dan semua pihak," beber dan ajak Andris.
Pariwisata adalah salah satu industri yang bisa menopang pergerakan ekonomi Indonesia termasuk Kabupaten Bengkalis. Makanya upaya pengembangannya akan terus kita lakukan guna menarik kunjungan wisatawan, baik lokal maupun manca negara, dan salah satu daya tarik yang memiliki potensi sangat besar adalah event Festival Budaya Bahari seperti ini, dengan mengedepankan kearifan serta budaya masyarakat lokal yang sudah mengakar dalam kehidupan masyarakat Melayu Kabupaten Bengkalis ini.
Dengan tema ”Melalui Festival Budaya Bahari, Kita Bangkitkan Jati Diri Menuju Bengkalis Bermarwah, Maju dan Sejahtera” tambah Kasmarni, sektor pariwisata telah menjadi salah satu fokus pembangunan daerah, melalui program pengembangan yang berbasis Renewable Resources yang berarti sumber daya alam yang dapat diperbarui yang bergantung pada pengelolaannya, dalam artian bergantung pemanfaatan dari manusia.
Sementara itu Kadis Edi Sakura mengatakan, bangkitnya dunia kepariwisataan telah memberikan peluang baru bagi pemerintah dalam meningkat sektor ekonomi masyarakat, dan sekaligus Pendapatan Asli Daerah (PAD).
”Data kunjungan wisatawan sampai September 2023 ke destinasi pariwisata di daerah ini sebanyak 142.520 orang, dan 28.208 orang (19,79 %) diantaranya berasa dari kunjungan wisatawan ke Pantai Indah Selat Baru," ungkap Edi Sakura kepada awak media, Ahad (22/10/2023).
PAD tahun 2021 pajak dan retribusi sektor pariwisata sebesar Rp14.492.053.324.(empat belas milyar empat ratus sembilan puluh dua juta lima puluh tiga ribu tiga ratus dua puluh empat rupiah) atau sebesar 5,10% dari jumlah total PAD sebesar Rp284.233.330.195,72 (dua ratus delapan puluh empat milyar dua ratus tiga puluh tiga juta tiga ratus tiga puluh ribu seratus sembilan puluh lima rupiah tujuh puluh dua sen).
Tahun 2022, jumlah pajak dan retribusi pada sektor ini sebesar Rp20.520.924.046 atau 5,87% dari total PAD, sebesar Rp349.797.980.621,15 (tiga ratus empat puluh sembilan miliar tujuh ratus sembilan puluh tujuh juta sembilan ratus delapan puluh ribu enam ratus dua puluh satu rupiah lima belas sen). "Jumlah pajak dan retribusi sektor pariwisata sebesar Rp14.167.763.114 dan Rp159.734.000,- kontribusi PAD, di sektor pariwisata terhadap Kabupaten Bengkalis sampai September 2023 sebesar 5,57% dari Rp252.499.361.121,28 (dua ratus lima puluh dua miliar empat ratus sembilan puluh sembilan juta tiga ratus enam puluh satu ribu seratus dua puluh satu rupiah dua puluh delapan sen)." beber Kadis Disparbudpora Edi Sakura saat berada di Pantai Indah Selatbaru.
Agar PAD ini terus meningkat, Disparbudpora kabupaten yang dahulunya berjuluk Kota Terubuk, kemudian berjuluk Negeri Junjungan dan sekarang Bermasa, Bermarwah, Maju, dan Sejahtera ini mengadakan motor ATV (All Terrain Vehicle). Kemudian, bagi pencita Grasstrack dan Motorcross telah ada sirkuit standar internasional yang selalu dimanfaatkan anak-anak muda tempatan berlatih di sirkuit yang terletak di belakang UPT Pariwisata, sisi kanan jalan arah ke Pelabuhan Internasional Bandar Sri Setia Raja (BSSR) pintu keluar masuknya para pelancong.
Diungkapkan Kadis Edi Sakura, Kebun Binatang juga akan dibuka pada Desember akhir tahun ini. Selain itu, Plaza Kuliner insya Allah selesai tahun depan yang setelah Bupati Kasmarni makan siang tadi melakukan peninjauan didampingi Kadis Edi Sakura, Kabag Prokopim Syafrizal, mengendarai motor ATV menuju ke bagian Utara pantai untuk melihat proses pembangunannya.
Pantauan wartawan media ini, baik beberapa hari sebelumnya maupun pada Ahad tadi, Kebun Binatang hanya perlu sedikit pembenahan sehingga hewan yang telah diperuntukkan masih berada di luar Bengkalis bisa menjadi warga di habitat buatan Pemkab Bengkalis ini. Keberadaan musholla di sisi kiri UPT Pariwisata nan mungil terlihat bersih, stok air yang memadai bisa dimanfaatkan untuk bersujud kepada Illahi.
Kebijakan panitia Festival Budaya Bahari Tahun 2023 yang tidak mengutip karcis kelolaan Dinas Perhubungan Kabupaten Bengkalis saat peserta Jalan Santai masuk adalah satu kesepakatan yang baik. Jumlah tong sampah perlu ditambah sedikit lagi sebab masih terlihat sampah di banyak titik sebagai bukti
”Kebersihan sebagian dari iman” bagai pemanis mulut sahaja. Jaringan Wi-Fi gratis, jumlah 20 kursi santai di jalan pinggir turap juga pernah ditambah. Memberikan pemahaman akan manfaat dari dipindahkannya para pedagang yang saat ini berjualan di jalan pinggir turap tadi ke lokasi yang tengah dibangun dengan ukuran ruang jauh lebih kecil membuat mereka tidak merasa enggan lagi dan itu bisa terselesaikan dengan para konsumen mereka yang duduk di kursi santai yang jumlahnya bertambah.
Apresiasi patut diberikan kepada MC Muhammad Rizal dan Deby saat memandu acara hiburan dan pencabutan undian jalan santai lewat kalimat yang sangat bersahabat, membuat gelap tawa kerap menggema di panas terik namun sejuk lagi nyaman adanya.
Apresiasi juga sangat patut diberikan kepada Kadis Edi Sakura yang pernah menjadi Kadis Pendidikan dengan Program One Day One Ayat ini memberikan tambahan hadiah berupa uang antara 100 sampai 500 ribu rupiah jika ada peserta yang hafal surah pendek dalam Alquran. Tambahkan hadiah lagi berupa manisan cermai dan jambu yang diborong Kadis Edi Sakura dari perempuan paruh baya yang mengaku punya anak lelaki semata wayang duduk di kelas VI SD, serta suaminya telah 7 bulan menderita stroke.
Saat pencabutan undian berlangsung, kursi untuk rombongan Bupati Kasmarni diduduki mayoritas pelajar SD termasuk jurnalis yang di sisi kanan ada Bayu yang bercita-cita menjadi TNI AD. Bayu ingin mendapatkan hadiah kedua berupa mesin cuci sebab mesin cuci bundanya rusak terpaksa mencuci menggunakan tangan.
Di sisi kiri pula duduk Noval yang bercita-cita menjadi kepala dinas ini, kalau bisa dapat hadiah utama kulkas yang akan diberikan kepada ibunya karena kulkas di rumahnya telah rusak sehingga ibunya sedikit kewalahan menyimpan bahan makanan termasuk bakso dan bakso tahu yang dijual sang ibu di depan rumah.
Kupon dua pelajar kelas V SDN 21 Bantan ini hingga akhir pencabutan undian tidak membawa hasil, harap tetaplah harap, beda jauh dengan perempuan di sisi kanan kami, dapat hadiah sumbangan Bank Riau Kepri Syariah Cabang Bengkalis juga dapat uang bonus berjoget. Sepertinya, jumlah hadiah ini perlu diperbanyak mungkin melalui dana CSR (Corporate Social Responsibility) partisipasi pihak bank yang ada di Pulau Bengkalis atau pihak-pihak yang ingin berkontribusi.
Mungkin juga melalui sedekah pribadi yang diberikan sebab manfaat dahsyat akan dirasakan oleh pemberi yang ikhlas karena Allah SWT. Wallahu'alam Bissawab. Dalam perjalanan pulang jurnalis bersama tiga teman seprofesi, yang makan semeja berlaukkan lokan dan sotong yang citarasanya masih belum ketemu feel-nya, tetapi udang sambal sangat lezat bahkan karena tidak habis disantap, dibawa pulang ke rumah dengan niat dan doa semoga Dinas Parbudpora serta pemimpin negeri Bengkalis senantiasa dalam ridho Yang Maha Kuasa.***

























