Inilah Asal-usul Nama Simalungun di Sumut, ”Daerah Sepi yang Dirindukan”
![]() |
SIMALUNGUN, POTRETNEWS.com — Apakah kamu pernah mendengar nama Simalungun? Itu adalah salah satu kabupaten di Sumatra Utara (Sumut). Daerah tersebut adalah ”rumah” bagi suku Batak Simalungun.
Memiliki luas 438.660 hektare, Simalungun menjadi kabupaten di mana berbagai destinasi wisata alam cantik berada, mulai dari Danau Toba hingga Air Terjun Bah Biak. Namun, apakah kamu tahu asal-usul penamaan daerah tersebut?Kalau belum tahu, simak rangkuman informasi tentang asal-usul nama Simalungun di bagian berikut.Terdapat cerita rakyat yang beredar perihal asal-usul nama Simalungun. Dilansir dari detikcom yang mengutip dari 88 Cerita Terbaik Asal-Usul Nama Daerah oleh Marina Asril Reza, berikut kisah selengkapnya:Dahulu kala, Kerajaan Tanah Djawo yang terletak Kampung Nagur dipimpin oleh seorang raja yang adil dan bijaksana. Kerajaan ini bermarga Sinaga.”Sima-sima nalungun," kata mereka yang berarti daerah yang sunyi dan sepi.Sejak saat itu, Kampung Nagur mereka ganti namanya menjadi Sima Nalungun. Lama-kelamaan, nama tersebut berubah menjadi Simalungun yang menjadi sebuah kabupaten di Sumatra Utara.Penjelasan Lain tentang Asal-usul Nama Simalungun
Berdasarkan cerita rakyat di atas, asal-usul nama Simalungun bermula dari ucapan masyarakat yang kembali ke wilayah Nagur yang sudah menjadi sepi, yakni "Sima-sima nalungun".Dalam Korelasi Kebudayaan dan Pendidikan: Membangun Pendidikan Berbasis Budaya Lokal oleh Ade Putra Panjaitan, dkk., juga disebutkan hal serupa. Adapun kata "Simalungun" berasal dari kata simou dan lungun.Jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, kata simou berarti ”samar-samar”. Maksudnya, hal tersebut memang ada, tetapi antara kelihatan dan tidak kelihatan.Sementara itu, lungun artinya ”sunyi” atau ”lengang”. Purba Tambak menyebutkan dalam Sejarah Simalungun, hal itu selaras dengan kondisi wilayah Simalungun yang dulunya adalah hutan belantara sunyi dengan jumlah penduduk yang sedikit.Pendapat lain menyebutkan, dalam Antropologi Budaya Pendekatan Habonaron Do Bona Sebagai Falsafah Hidup Masyarakat Simalungun, kata Simalungun sebenarnya berasal dari kata siau dan malungun.Kata siau berarti ”daerah” atau ”negeri”, sedangkan malungun adalah ”rindu”. Jika disatukan, Simalungun berarti ”kerinduan akan daerah atau suatu negeri”.Diterangkan pula dalam buku Korelasi Kebudayaan dan Pendidikan, nama Simalungun dulunya disebut oleh orang yang berada di luar wilayah Kerajaan Nagur untuk menyebut bekas Kerajaan Nagur yang sepi sekaligus dirindukan.Terlepas dari kepastian informasi tentang asal-usul nama Simalungun, Ade Putra Panjaitan, dkk. (2014) menyebutkan bahwa orang-orang yang kini menjadi suku Simalungun merupakan keturunan dari beragam nenek moyang.Menurut Tuan Taralamsyah Saragih, orang Simalungun asli merupakan keturunan dari empat raja besar yang berasal dari Siam dan India, yang rakyatnya masuk ke wilayah Sumatera Timur kemudian meneruskan perjalanan hingga ke Aceh, Langkat, daerah Bangun Purba, Bandar Kalifah, hingga Batubara.Perlu kamu ketahui pula, sebelum tahun 1933, wilayah satu ini terbagi atas empat kerajaan, yaitu; Kerajaan Silau, Kerajaan Siantar, Kerajaan Tanah Jawa, dan Kerajaan Panai. Keempat kerajaan tersebut lantas dikenal dengan istilah ”Raja Berempat”.Namun, usai kemerdekaan RI, wilayah yang berbatasan dengan Asahan, Karo, Deli Serdang, dan Tapanuli Utara itu akhirnya berubah menjadi sebuah kabupaten yang dipimpin oleh seorang bupati.Demikianlah informasi tentang asal-usul nama Simalungun. Semoga menambah wawasan Nusantaramu.***Editor:
Abdul Roni

























